Selain itu, pemerintah perlu mengevaluasi kebijakan yang menimbulkan persepsi meningkatnya intervensi negara. Komunikasi publik yang jelas dan konsisten antarlembaga juga sangat diperlukan untuk mengurangi spekulasi.

Indonesia masih memiliki fondasi ekonomi yang relatif kuat, seperti pertumbuhan ekonomi positif, rasio utang terkendali, dan sektor perbankan yang terjaga.

Namun, persepsi risiko yang meningkat tajam menjadi tantangan utama.

Jika tidak segera diatasi, arus keluar modal yang bersifat sementara bisa berubah menjadi relokasi investasi permanen. Kepercayaan yang hilang membutuhkan waktu lama untuk dipulihkan.

Pasar telah memberikan sinyal melalui pelemahan rupiah, anjloknya IHSG, dan derasnya modal yang mengalir ke negara lain.

>>> Arab Saudi Prioritaskan Distribusi Daging Dam Jemaah Indonesia ke Palestina

Kini, pemerintah dan pemangku kepentingan harus membuktikan bahwa Indonesia tetap menjadi tempat yang aman dan menarik bagi investasi.