Arab Saudi memprioritaskan masyarakat Palestina sebagai penerima utama daging dam dari jemaah haji Indonesia pada musim haji 1447 H/2026 M.

Kebijakan ini diumumkan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melalui Program Adahi, sistem resmi yang menangani penyembelihan dan distribusi hewan dam.

>>> BI dan Kemenkeu Sepakati Dua Strategi Perkuat Rupiah

Sebanyak 135.367 jemaah haji Indonesia telah menyetorkan dam mereka melalui program tersebut.

Fokus Bantuan ke Palestina

Koordinator Bidang Bimbingan Ibadah dan Dam PPIH Arab Saudi, M. Afief Mundzir, menyatakan bahwa daging dam dari jemaah Indonesia tahun ini diprioritaskan untuk membantu warga Palestina.

Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah Indonesia dan komitmen kemanusiaan terhadap Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan.

Selain Palestina, daging dam juga akan dikirim ke puluhan negara lain di Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan yang membutuhkan bantuan pangan.

>>> Reaktor Fusi EAST China Tembus Batas Kepadatan Plasma, Buka Jalan Energi Masa Depan

Negara-negara penerima meliputi Azerbaijan, Bangladesh, Burkina Faso, Chad, Gambia, Ghana, Guinea, Guinea-Bissau, Irak, Jibuti, Komoro, Lebanon, Liberia, Mali, Mauritania, Mozambik, Niger, Pakistan, Senegal, Sierra Leone, Sudan, Suriah, Tanzania, dan Yordania.

Pemerintah Indonesia bersama Adahi berkoordinasi erat agar sebagian besar porsi daging dam dari jemaah Indonesia dapat disalurkan ke Palestina.

Program Adahi memastikan proses penyembelihan sesuai syariat Islam dan standar kesehatan, serta distribusi yang transparan dan akuntabel.

Partisipasi hampir 135.000 jemaah menjadikan Indonesia sebagai salah satu kontributor terbesar dalam program dam resmi Arab Saudi tahun ini.

>>> KA Gumarang Layani Rute Jakarta-Surabaya PP Selama Libur Sekolah 2026

Tingginya angka partisipasi menunjukkan meningkatnya kepercayaan jemaah terhadap mekanisme resmi yang disediakan pemerintah Arab Saudi.