Penelitian dalam Journal of Trace Elements in Medicine and Biology tahun 2024 menyebutkan bahwa kombinasi tertentu justru dapat mengurangi efektivitas zat gizi.

Contohnya, suplemen yang mengandung zat besi dan kalsium dapat saling bersaing jalur penyerapan sehingga menurunkan penyerapan zat besi.

Interaksi serupa terjadi pada konsumsi zinc dosis tinggi yang mengganggu penyerapan tembaga.

Vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K cenderung disimpan dalam jaringan tubuh sehingga lebih mudah menumpuk jika dikonsumsi berlebihan.

Berbeda dengan vitamin larut air yang kelebihannya lebih mudah dikeluarkan melalui urine.

>>> Energi Mega Persada Gelar Private Placement 218 Juta Saham Baru

Membaca komposisi produk, memperhatikan dosis harian, serta memahami waktu konsumsi yang tepat jauh lebih penting daripada sekadar menambah jumlah suplemen yang diminum setiap hari.