Modernisasi Infrastruktur Ramah Lingkungan

Melalui pilar Jaga Bumi, Telkomsel juga melakukan transisi energi pada infrastruktur fisiknya. Hingga 2025, sebanyak 361 BTS telah mengadopsi energi terbarukan dari panel surya dan mikrohidro.

Manajemen memastikan seluruh limbah elektronik diproses melalui mekanisme daur ulang, penggunaan kembali, atau perbaikan.

Kebijakan ramah lingkungan ini juga diterapkan pada operasional kartu perdana yang kini menggunakan material pembungkus kertas.

Upaya mitigasi dampak perubahan iklim diperkuat dengan menanam lebih dari 12 ribu pohon mangrove selama 2025.

Langkah ini berjalan beriringan dengan peningkatan daya tahan aset fisik perusahaan terhadap ancaman cuaca ekstrem.

Dampak ekonomi dari bisnis ini turut disalurkan kembali ke berbagai pihak di dalam ekosistem perusahaan.

Sepanjang 2025, sekitar 83 persen dari total pendapatan didistribusikan kepada pemerintah, pemegang saham, karyawan, serta pemasok logistik.

Aktivitas usaha ini juga menggerakkan ekonomi daerah melalui kemitraan dengan lebih dari 235 ribu outlet ritel.

>>> Aliyah Natasya: Pisahkan Dana Pendidikan Tahunan dari Bulanan

Ke depan, seluruh program ramah lingkungan ini diarahkan untuk mendukung gerakan GoZero Telkom Group demi mencapai target Net Zero 2060.