Gejala Awal Kanker Payudara yang Perlu Diwaspadai

Selain perubahan pada tekstur kulit, ada sejumlah indikasi awal lain terkait kanker payudara yang wajib diperhatikan secara saksama.

Salah satu payudara dapat mengalami pembengkakan sehingga terlihat lebih besar atau terasa lebih berat secara mendadak. Gejala lainnya adalah munculnya rasa hangat atau warna kemerahan pada kulit.

Sebuah ulasan medis di jurnal kesehatan yang dikutip oleh Health menunjukkan bahwa sekitar 46 persen pasien kanker payudara inflamatori mengalami perubahan kulit berupa dimpling atau tekstur seperti kulit jeruk akibat penumpukan cairan limfatik.

Kemunculan benjolan juga menjadi tanda umum, di mana benjolan kanker biasanya terasa keras, memiliki bentuk yang tidak beraturan, serta sulit untuk digerakkan saat diraba.

Kondisi puting yang mendadak melesak ke dalam atau mengalami perubahan bentuk juga patut dicurigai.

Selain itu, keluarnya cairan dari puting yang bukan merupakan ASI, terlebih jika bercampur darah, memerlukan pemeriksaan medis segera.

Rasa nyeri atau ketidaknyamanan yang tidak kunjung hilang juga bisa dialami oleh beberapa perempuan, meskipun pada tahap awal kanker payudara sering kali tidak menimbulkan rasa sakit.

>>> Aliyah Natasya: Pisahkan Dana Pendidikan Tahunan dari Bulanan

Kaitan dengan Kanker Payudara Inflamatori

Gejala kulit yang menyerupai jeruk paling sering dihubungkan dengan inflammatory breast cancer (IBC) atau kanker payudara inflamatori.

Jenis kanker ini dikenal agresif dan menyebar lebih cepat dibandingkan jenis kanker payudara pada umumnya.

Cleveland Clinic menjelaskan bahwa kanker payudara inflamatori terjadi saat sel kanker menyumbat pembuluh limfatik di payudara.

Sumbatan inilah yang memicu peradangan, perubahan warna kulit, hingga tekstur yang mirip kulit jeruk.

Data klinis dari American Cancer Society menunjukkan bahwa jenis kanker payudara inflamatori hanya mencakup sekitar 1–5 persen dari keseluruhan kasus kanker payudara.