Pakar Bantah Rumor Alat Tes Kehamilan Berisi Pil KB Darurat
Sebuah rumor yang menyebutkan alat tes kehamilan atau test pack berisi pil KB darurat Plan B dibantah oleh para pakar kesehatan.
Benda kecil di dalam kemasan itu ternyata bukan pil kontrasepsi, melainkan tablet pengering.
>>> Harga Emas Perhiasan 6 Juni 2026 Naik, Dijual Mulai Rp460.000 Per Gram
Tablet pengering tersebut berfungsi menyerap kelembapan udara di dalam kemasan.
Fungsinya mirip dengan pengering yang biasa ditemukan di botol vitamin, yaitu untuk menjaga kualitas dan umur simpan alat tes.
Produsen alat tes kehamilan terkemuka, Clearblue, telah mengeluarkan klarifikasi resmi. Perusahaan menegaskan bahwa tablet tersebut bukan kontrasepsi darurat dan sangat dilarang untuk dikonsumsi.
Penjelasan Pakar Kesehatan
Pakar kesehatan Kiarra King, MD, menekankan bahaya misinformasi ini. "Pil di dalam alat tes kehamilan sebenarnya adalah tablet pengering yang berfungsi untuk menyerap kelembapan.
Tablet ini bukan pil pencegah kehamilan setelah berhubungan seks dan tidak boleh dimakan," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penyebaran mitos tentang tes kehamilan menyoroti perlunya informasi yang lebih baik tentang kesehatan reproduksi. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada rumor yang belum terverifikasi.
>>> Studi: Ibu Hamil Bayi Perempuan Lebih Sering Alami Morning Sickness
Secara umum, perangkat tes kehamilan terdiri dari reagen pereaksi hormon hCG, bantalan penyerap urine, layar hasil, sensor, baterai untuk tipe digital, serta tablet pengering.
Mengonsumsi tablet pengering tidak akan memberikan efek pencegahan kehamilan.
Perbedaan dengan Kontrasepsi Darurat
Kontrasepsi darurat seperti Plan B memiliki mekanisme kerja yang spesifik.
Obat ini mengandung levonorgestrel 1,5 miligram dan bekerja dengan menunda pelepasan sel telur dari ovarium, sehingga mencegah pembuahan.
Plan B digunakan dalam situasi tertentu, seperti hubungan seks tanpa pengaman, kondom robek, atau lupa minum pil KB aktif.
Efek sampingnya meliputi mual, nyeri perut, sakit kepala, dan perubahan siklus menstruasi.
>>> Bayern Munich Incar Rio Ngumoha, Liverpool Tegaskan Tidak Akan Melepas
Pakar mengingatkan bahwa informasi yang salah dapat membahayakan kesehatan. Konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan sebelum menggunakan kontrasepsi darurat.
Update Terbaru
Trailer Captain Tsubasa 2: World Fighters Perkenalkan Tim Korea Selatan
Rabu / 22-07-2026, 07:45 WIB
California Percepat Mitigasi Kebakaran Hutan di Tengah Ancaman Pemotongan Dana
Rabu / 22-07-2026, 07:44 WIB
Little League Diskualifikasi Tim Softball Tulsa karena Pelanggaran Eligibilitas
Rabu / 22-07-2026, 07:44 WIB
Daftar Harga HP Samsung Baru dan Bekas per Juli 2026
Rabu / 22-07-2026, 07:43 WIB
Diskon 50% Tiket MotoGP Mandalika 2026 Khusus Warga NTB, Mulai Rp200 Ribu
Rabu / 22-07-2026, 07:43 WIB
Tiga Prodi Unusa Raih Hibah Program Penguatan PTS Skema B
Rabu / 22-07-2026, 07:43 WIB
Jeana Keough Tak Bisa Makan Dua Pekan Akibat Kanker Lidah
Rabu / 22-07-2026, 07:42 WIB
Danny Trejo Tak Terduga Bertemu Keponakan di TMZ Brunch Bus
Rabu / 22-07-2026, 07:42 WIB
Satu Pemain Argentina Tak Balik Badan, Hormati Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Rabu / 22-07-2026, 07:42 WIB
Morgan Rogers Resmi Gabung Chelsea, Jadi Pemain Inggris Termahal
Rabu / 22-07-2026, 07:42 WIB
Jason Alexander Minta Maaf ke Courtney Stodden atas Sketsa Kontroversial
Rabu / 22-07-2026, 07:39 WIB
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini, Cermati Level Support dan Resistance
Rabu / 22-07-2026, 07:39 WIB
Alasan Negara-negara Arab Tak Balas Serangan Iran
Rabu / 22-07-2026, 07:39 WIB
Tato 'Celeste' di Jari D4vd Terungkap di Sidang
Rabu / 22-07-2026, 07:35 WIB







