Pemerintah Indonesia menawarkan peluang kerja sama yang lebih luas dengan Rusia di bidang maritim, pelabuhan, logistik, dan perkeretaapian.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menjadi pembicara dalam sesi EAEU-ASEAN pada St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2026 di St. Petersburg, Rusia, Kamis (4/6/2026).

>>> Telkomsel Integrasikan Tiga Pilar Keberlanjutan ke Strategi Bisnis Utama

Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas nasional, meningkatkan efisiensi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.

AHY menegaskan bahwa penguatan konektivitas menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia membutuhkan sistem transportasi dan logistik yang efisien, terintegrasi, dan mampu menjangkau seluruh wilayah Nusantara.

"Konektivitas adalah hal yang menyatukan Indonesia, memperluas peluang, dan memperkuat daya saing kita," ujar AHY.

Pembangunan konektivitas tidak hanya mempercepat mobilitas manusia dan distribusi barang, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Hal ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan antarwilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Indonesia saat ini terus memperkuat berbagai pelabuhan strategis, mengintegrasikan sistem logistik nasional, serta mengembangkan jaringan perkeretaapian di berbagai wilayah, termasuk Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan kawasan pertumbuhan baru lainnya.

AHY menjelaskan bahwa agenda tersebut membuka ruang kolaborasi luas bagi mitra internasional, termasuk Rusia dan negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU).

"Hal ini membuka peluang dalam manufaktur bersama peralatan kereta api dan pelabuhan, transfer teknologi dalam persinyalan dan logistik digital, serta pengembangan koridor kereta api, pelabuhan, dan logistik yang terintegrasi," jelasnya.