Andoni Iraola Resmi Jadi Pelatih Baru Liverpool, Siap Beri Ruang untuk Pemain Muda
"Namun, dalam kasus ini, yang paling menarik bagi saya adalah Liverpool. Itulah daya tarik utamanya.
Saya ingin mendapatkan sebanyak mungkin informasi agar bisa memahami klub ini dengan lebih baik."
"Kami masih memiliki waktu, satu bulan sebelum mulai bekerja bersama para pemain. Saya ingin memanfaatkan waktu itu untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Saya sudah tiga tahun berada di Premier League dan orang-orang telah melihat bagaimana Bournemouth bermain," ujarnya.
Menurut Iraola, beberapa penyesuaian memang perlu dilakukan saat menangani Liverpool. Namun, ia tidak ingin mengorbankan ciri khas yang selama ini menjadi fondasi sepak bolanya.
"Ada beberapa hal yang perlu kami ubah ketika melatih Liverpool, tetapi saya tidak ingin kehilangan identitas kami: intensitas, agresivitas, dan organisasi permainan.
Ada prinsip-prinsip tertentu yang selalu ingin saya lihat dalam tim saya, tetapi Anda juga harus beradaptasi dengan pemain yang dimiliki," lanjutnya.
Kendati enggan memberikan janji berlebihan, Iraola menegaskan dirinya memahami besarnya tuntutan yang melekat pada jabatan pelatih Liverpool.
"Saat datang ke tempat baru, Anda tidak bisa menjanjikan segalanya. Namun, saya memahami ke mana saya datang dan apa yang diharapkan.
Saya siap menghadapi tantangan ini," tegas mantan pelatih Rayo Vallecano itu.
Membangun Hubungan Emosional
Iraola juga menekankan pentingnya membangun hubungan dengan klub dan para pendukung sejak hari pertama.
"Ketika pertama kali datang ke sebuah klub, saya pikir Anda harus membuktikan diri terlebih dahulu. Anda juga harus mendapatkan hak untuk menjadi bagian dari tempat tersebut."
"Saya ingin melakukannya secepat mungkin agar bisa merayakan keberhasilan bersama mereka dan benar-benar menjadi bagian dari perayaan itu," kata mantan bek kanan Timnas Spanyol tersebut.
Bagi Iraola, sepak bola tidak hanya soal taktik dan hasil pertandingan, tetapi juga emosi yang menyertainya.
"Bagi saya, sepak bola adalah emosi. Sepak bola adalah gairah.
Dalam kehidupan sehari-hari saya mungkin cukup tenang dan rasional," katanya.
"Tetapi, ketika pertandingan dimulai, ketika Anda merayakan sebuah gol, ada sesuatu yang muncul dari dalam diri, bukan?"
>>> Andi Gani Tanggapi Isu Said Iqbal Masuk Kabinet Prabowo
"Saya pikir energi dari dalam itu dibutuhkan oleh pemain, suporter, dan juga pelatih. Dan tidak ada tempat yang lebih baik daripada Anfield," kata Iraola lagi.
Update Terbaru
Baca Prediksi Nano Machine Chapter 319 Bahasa Indonesia, Langsung Diburu!
Kamis / 23-07-2026, 09:00 WIB
Makin Panas! Nano Machine Chapter 318 Masih Fresh, Update Terbaru!
Kamis / 23-07-2026, 09:00 WIB
Viral Siswa Bondowoso Buang Nasi MBG, Sekolah Buka Suara: Bukan Nasi Utuh
Kamis / 23-07-2026, 08:42 WIB
Purbaya Buka Peluang PIP dan PT SMI Biayai Koperasi Tambang PBNU
Kamis / 23-07-2026, 08:42 WIB
Ruben Onsu Buka Suara soal Biaya Renovasi Rumah: Sarwendah yang Mulai
Kamis / 23-07-2026, 08:42 WIB
Dokter Tifa Hadapi Putusan Eksepsi, Kasus Ijazah Jokowi Dinilai Berujung Pahit
Kamis / 23-07-2026, 08:42 WIB
Samsung Resmi Luncurkan Kacamata Pintar AI dengan Gemini dan Android XR
Kamis / 23-07-2026, 08:41 WIB
Ramalan Zodiak 23 Juli: Aries Introspeksi, Taurus Waspada, Gemini Kejar Peluang
Kamis / 23-07-2026, 08:41 WIB
Viral Pertemuan Putri Leonor dengan Gavi yang Disebut Pernah Ditaksirnya
Kamis / 23-07-2026, 08:41 WIB
Jungkook BTS Viral Pakai Jaket Motor, Ganteng Maksimal di Final Piala Dunia
Kamis / 23-07-2026, 08:37 WIB
Samsung Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8 Resmi: Cara Pre-Order dan Bonus
Kamis / 23-07-2026, 08:37 WIB
Celah QR Code MyPertamina: Satu Mobil Sedot 2.560 Liter BBM Subsidi
Kamis / 23-07-2026, 08:37 WIB
Netflix Umumkan Serial Live-Action Parasyte: Tamiya, Tayang 2027
Kamis / 23-07-2026, 08:32 WIB
Burger King Luncurkan Inisiatif Layanan Pelanggan di Seluruh Restoran AS
Kamis / 23-07-2026, 08:31 WIB







