Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan 1.400 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia melawan Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (5/6/2026) pukul 20.00 WIB.

Personel gabungan terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, dan Pemprov DKI Jakarta. Mereka ditempatkan di area pintu masuk, lokasi pertandingan, hingga kawasan sekitar Senayan.

>>> FIFA Integrasikan Layanan FIFA+ secara Eksklusif ke Platform DAZN

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E. P Hutagalung menyatakan bahwa pengamanan bertujuan menjaga situasi tetap tertib.

"Kami akan menjaga keamanan dan melayani para suporter yang menonton di GBK, agar semua pihak dapat menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi pertandingan," ujarnya.

Pihak kepolisian melarang penonton membawa barang berbahaya seperti petasan, kembang api, flare, senjata tajam, dan minuman beralkohol.

Reynold menegaskan akan ada tindakan tegas terhadap pelanggar, namun seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis tanpa membawa senjata api.

"Kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan tetap humanis, kita layani saudara-saudara kita yang akan menonton pertandingan sepak bola.

>>> MotoGP Resmi Perketat Aturan Pitlane Usai Insiden Marc Marquez di Jerez

Tidak ada yang membawa senjata api dalam pengamanan," kata Reynold.

Selain pengamanan, rekayasa arus lalu lintas diterapkan secara situasional di sekitar Senayan untuk mengantisipasi kemacetan. Pengguna jalan diimbau mencari rute alternatif.

Pertandingan ini merupakan bagian dari persiapan Timnas Indonesia arahan pelatih John Herdman. Skuad Garuda juga dijadwalkan menghadapi Mozambik pada Selasa (9/6/2026).

Pada laga melawan Oman, Timnas Indonesia tidak diperkuat bek andalan Jay Idzes yang absen akibat cedera.

>>> Veda Ega Pratama Hadapi Tantangan Baru di Moto3 Hungaria

Pihak keamanan berharap suporter tetap tertib selama pertandingan. "Kami berharap para suporter tetap santun dan tidak sampai terjadi anarkisme atau perusakan fasilitas umum," ujar Reynold.