Timnas Basket 3x3 Indonesia Target Lolos Fase Grup Asian Games
Timnas basket 3x3 putra Indonesia memasang target realistis untuk Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, yakni lolos dari fase grup.
Target tersebut diharapkan mampu meningkatkan performa skuad asuhan Nico Donnda Fitzgerald.
>>> KKP Resmikan Ocean Institute Indonesia, Gabungkan 11 Satuan Pendidikan Vokasi
Sebelumnya, pada Asian Games Hangzhou 2022, langkah Indonesia terhenti di babak playoff setelah menang atas Yordania dan kalah dari Filipina.
Chef de Mission (CdM) Indonesia, Todotua Pasaribu, menekankan pentingnya hasil positif di babak awal. Manajemen menyiapkan dukungan penuh untuk mendorong prestasi lebih tinggi di level Asia.
"Kalau target mereka, kami usahakan lolos grup ya untuk basket 3x3 sehingga kami bisa lebih tinggi lagi ke depannya," ujar Todotua di GBK Area, Selasa (21/7).
Ia menambahkan bahwa tim 3x3 putri sudah meraih medali emas di SEA Games sebelumnya. Todotua optimistis tim putra juga memiliki kesiapan untuk meraih medali di Asian Games.
Pemain timnas basket 3x3 Indonesia, Halmaheranno Aprianto, menegaskan fokus utama saat ini adalah memantapkan persiapan dan kedalaman skuad.
Evaluasi latihan mandiri terus dilakukan untuk menutup kekurangan fisik dibanding lawan.
>>> Selain RUU Perampasan Aset, DPR Bahas RUU Lalu Lintas Jalan Saat Reses
"Kalau targetnya sih pastinya ada ya karena setiap event itu kami harus mengukur ada target sebagai acuan tujuan kita," ucap Halmaheranno.
"Tapi yang paling penting kami bisa memaksimalkan setiap game-nya dulu baru nanti jika diberi kelebihan kami bisa lolos di tiap babaknya," lanjut pebasket asal Hangtuah Jakarta tersebut.
Menghadapi persaingan ketat dari negara-negara Asia, skuad Garuda memilih memoles kecepatan dan keandalan taktik.
Timnas basket 3x3 Indonesia juga akan melakoni uji coba melalui ajang Challenger di Batam pekan ini sebagai pemanasan sebelum ke Jepang.
Proses analisis kekuatan lawan terus dimatangkan oleh jajaran pelatih. Kerja sama tim dan ketajaman menembak menjadi fokus peningkatan performa.
"Pastinya ada analisis scouting, tapi untuk saat ini kita belum bisa memperdalam secara maksimal. Kami lebih memperdalam ke kualitas pemain kami sendiri," ungkap Halmaheranno.
>>> Kesaksian Pekerja: Dengar Teriakan Minta Tolong dari Rumah Meledak di Polonia Medan
"Tentunya kami pasti akan membaca cara permainan dari negara-negara lain dan bikin cara bagaimana bisa mengatasi hal tersebut," imbuhnya.
Update Terbaru
Game Boy Pocket Berusia 30 Tahun, Warisannya Masih Terasa di Genggaman Modern
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Ratusan Pemain Old School RuneScape Jadi Biksu dan Picu Perang Suci
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Mushoku Tensei III Episode 1-4: Kisah Eris dan Kebahagiaan Rudeus
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Manga Heisei Haizan-hei ☆ Sumire-chan Hiatus karena Cuti Melahirkan
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
Wamen Irene Dorong Tenun Sumba Barat Daya Naik Kelas Lewat Storytelling
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
PTPN I Fokus pada Lima Pilar untuk Transformasi Agroindustri
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
Google Perkenalkan Koleksi untuk Atasi Notebook Gemini yang Berantakan
Rabu / 22-07-2026, 03:22 WIB
Moto G Play (2024) Kini Hanya $100, Ponsel Budget Terbaik
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Nashville Gelar Konferensi Keamanan Kota untuk Pemimpin Penegak Hukum
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Indonesia Terbitkan Panda Bonds Senilai 1 Miliar Dolar AS
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Mertua Joseph Duggar Akan Diperiksa dalam Kasus Pelecehan Anak
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Melania Trump Minta Sanksi untuk Jurnalis Michael Wolff
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Carole Radziwill Bantah Terlibat Kasus Epstein di RHONY
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Putra Claude Lemieux Ungkap Legenda NHL Kambuh Kecanduan Seks
Rabu / 22-07-2026, 03:19 WIB







