Dampak keberlanjutan juga terlihat dari aspek ekonomi. Sepanjang 2025, sekitar 83 persen pendapatan didistribusikan kembali kepada pemerintah, pemegang saham, pemasok, dan karyawan.

Ekosistem bisnis diperkuat oleh lebih dari 235 ribu mitra outlet ritel.

Komisaris Utama Telkomsel sekaligus Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI, Diaz F. M.

Hendropriyono, menyoroti pentingnya peran dunia usaha dalam menghadapi perubahan iklim.

"Perubahan iklim adalah tantangan nyata. Dunia usaha perlu mengambil peran lebih besar untuk mendorong praktik yang lebih hijau dan berkelanjutan," ucapnya.

Diaz mengapresiasi Telkomsel yang meskipun tidak berada di sektor ekstraktif, tetap menunjukkan kepedulian terhadap keberlanjutan.

Menurutnya, perusahaan yang menjaga keberlanjutan akan semakin dipercaya dan memiliki nilai lebih di mata masyarakat.

Agenda keberlanjutan ini merupakan bagian dari strategi besar GoZero Telkom Group yang menargetkan kontribusi terhadap pencapaian Net Zero Emission 2060.

>>> Efek Jensen Huang Dongkrak Saham Teknologi hingga Produsen Daging Babi

Dengan berbagai inisiatif tersebut, Telkomsel menegaskan posisinya bukan hanya sebagai penyedia layanan telekomunikasi, tetapi juga sebagai penggerak ekosistem digital berkelanjutan di Indonesia.