PT PP Properti Tbk (PPRO) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp323,2 miliar sepanjang tahun 2025.

Perseroan juga berhasil menjaga rasio utang (gearing ratio) pada level 86,92 persen dari target yang ditetapkan.

>>> Indonesia dan Jepang Pertemukan Dua Orangutan Kalimantan di Tobe Zoo

Kinerja keuangan tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis (4/6).

Manajemen menjelaskan bahwa rasio utang yang terjaga mencerminkan disiplin dalam pengelolaan struktur permodalan selama proses perbaikan kinerja.

Selain memaparkan capaian finansial, RUPST membahas dan memperoleh persetujuan pemegang saham atas enam mata acara rapat.

Mata acara pertama meliputi persetujuan laporan tahunan, pengesahan laporan keuangan konsolidasian, serta persetujuan laporan tugas pengawasan dewan komisaris.

Rapat juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada direksi dan dewan komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.

Agenda selanjutnya menetapkan honorarium dan fasilitas tahun buku 2026, remunerasi kinerja tahun buku 2025, penunjukan akuntan publik untuk tahun buku 2026, perubahan anggaran dasar, hingga pendelegasian kewenangan persetujuan rencana kerja.

Pada mata acara keenam, pemegang saham memutuskan untuk mempertahankan susunan direksi dan dewan komisaris perseroan.

Direktur Utama PP Properti Dyah Rahadyannie menyampaikan bahwa manajemen memahami perhatian pemegang saham terhadap kinerja sepanjang tahun 2025 dan terus menjalankan langkah perbaikan menyeluruh.

>>> PT Sinar Terang Mandiri Tbk Raup Pendapatan Rp676 Miliar di Kuartal I/2026

"Perseroan terus berfokus menjalankan agenda transformasi yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kinerja usaha, tetapi juga pada penguatan tata kelola, serta kualitas pelaporan keuangan.

Berbagai langkah strategis yang kami lakukan, termasuk optimalisasi portofolio melalui divestasi aset untuk memperkuat arus kas, merupakan bagian dari upaya menciptakan fondasi yang lebih sehat," ujar Dyah Rahadyannie.