Telkomsel Terapkan Tiga Pilar Keberlanjutan untuk Dorong Bisnis Hijau
Telkomsel memperkuat komitmen operasionalnya dengan mengintegrasikan bisnis ramah lingkungan secara berkelanjutan. Langkah ini diambil untuk memberdayakan generasi masa depan melalui pelayanan yang berorientasi pada dampak sosial dan lingkungan.
Komisaris Utama Telkomsel sekaligus Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI, Diaz F. M.
>>> 5 Rekomendasi Film Akhir Pekan: Colony hingga Nobody Loves Kay
Hendropriyono, menyatakan perubahan iklim adalah tantangan nyata yang dampaknya sudah dan akan semakin dirasakan.
"Dunia usaha perlu mengambil peran lebih besar untuk mendorong praktik yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Saya mengapresiasi Telkomsel yang, meskipun tidak berada di sektor ekstraktif, tetap menunjukkan kepedulian nyata terhadap keberlanjutan," ujarnya.
"Perusahaan yang menjaga keberlanjutan akan semakin dipercaya dan memiliki nilai lebih di mata masyarakat, terutama bagi generasi masa depan," sambungnya.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan Telkomsel meyakini bahwa perusahaan tidak mungkin maju sendirian tanpa lingkungan dan masyarakat di sekitarnya ikut berkembang.
"Sebesar apa pun pertumbuhan yang kita capai, semuanya akan kehilangan makna jika lingkungan tidak terjaga dan kualitas hidup masyarakat ikut menurun," kata pria yang akrab disapa Nugie.
"Kami telah dan akan terus berinovasi dan berkembang agar kontribusi keberlanjutan Telkomsel semakin terasa, baik dari sisi jangkauan maupun kualitas dampaknya," lanjutnya.
Tiga Pilar Keberlanjutan Telkomsel
Perusahaan mengimplementasikan komitmen tersebut ke dalam tiga pilar utama, yakni Jaga Cita, Jaga Data, dan Jaga Bumi.
Melalui pilar Jaga Cita, operator ini berfokus memperluas akses digital agar masyarakat dapat terlibat dalam ekonomi digital.
Sepanjang 2025, perusahaan telah melayani 156,1 juta pelanggan mobile serta 10,3 juta pelanggan IndiHome B2C.
Layanan tersebut ditopang oleh lebih dari 293 ribu BTS di seluruh Indonesia, termasuk penanganan 360 desa blank spot.
Update Terbaru
Tekanan Pasar Keuangan Domestik Masih Bayangi Investor, Ini Saran Perencana Keuangan
Jumat / 05-06-2026, 18:08 WIB
GitLab PHK 350 Karyawan demi Investasi Infrastruktur AI
Jumat / 05-06-2026, 18:08 WIB
GitLab PHK 14 Persen Karyawan, Fokus Investasi AI
Jumat / 05-06-2026, 18:07 WIB
WHO: Keracunan Makanan Sebabkan 1,5 Juta Kematian per Tahun
Jumat / 05-06-2026, 18:07 WIB
FIFA Larang Penonton Bawa Botol Minum di Piala Dunia 2026
Jumat / 05-06-2026, 18:06 WIB
IHSG Anjlok ke Level 5.692 Akibat Tekanan Jual Investor Asing
Jumat / 05-06-2026, 18:04 WIB
KJP Plus Tahap I 2026 Cair Mulai 5 Juni untuk 707.477 Murid
Jumat / 05-06-2026, 18:04 WIB
Sarwendah Minta Maaf dan Bantah Persulit Ruben Onsu Bertemu Anak
Jumat / 05-06-2026, 18:04 WIB
Sabar/Reza Kalahkan Wakil China, Lolos ke Perempat Final Indonesia Open 2026
Jumat / 05-06-2026, 18:02 WIB
Harga Toyota Kijang Innova Reborn Diesel Bekas Masih Stabil di Atas Rp300 Juta
Jumat / 05-06-2026, 18:02 WIB
Pelaku Usaha Nikel Diversifikasi Impor Sulfur Imbas Konflik Timur Tengah
Jumat / 05-06-2026, 18:02 WIB
Andoni Iraola Resmi Jadi Manajer Baru Liverpool Gantikan Arne Slot
Jumat / 05-06-2026, 18:01 WIB
OJK Pastikan Revisi Aturan Rencana Bisnis Bank Tak Intervensi Kredit
Jumat / 05-06-2026, 18:01 WIB
Belanja Negara Tembus Rp1.059,3 Triliun per Mei 2026
Jumat / 05-06-2026, 18:01 WIB






