Pemerintah Arab Saudi resmi menghapus Paket D ekonomi untuk penyelenggaraan ibadah haji mulai musim 2027 atau 1448 Hijriah.

Kebijakan ini merupakan bagian dari restrukturisasi menyeluruh guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah dari seluruh dunia.

>>> BPOM Siapkan Sistem Pelabelan Nutri Level Pangan Kemasan, Berlaku Juni 2026

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq Al Rabiah, mengumumkan penghapusan tersebut saat menyerahkan dokumen pengaturan awal kepada kantor urusan haji berbagai negara.

Dengan dihapusnya Paket D, struktur layanan haji kini hanya terdiri dari tiga kategori utama. Sebelumnya, Paket D merupakan opsi paling terjangkau bagi negara pengirim jemaah.

Paket Komprehensif dan Pelatihan Wajib

Otoritas terkait juga memperkenalkan konsep paket komprehensif yang mengintegrasikan seluruh fasilitas utama dalam satu sistem terpadu.

Layanan tersebut mencakup akomodasi di Makkah dan Madinah, transportasi, konsumsi, hingga fasilitas di kawasan tempat suci atau masyair.

>>> Prabowo Ganti Kepala BGN Usai Mantan Pejabat Jadi Tersangka Korupsi

Selain itu, kebijakan baru mewajibkan pelatihan bagi anggota kantor urusan haji dari setiap negara pengirim sebagai syarat penerbitan visa.

Langkah ini diambil untuk meningkatkan profesionalisme petugas dalam mendampingi jemaah lansia dan jemaah berisiko tinggi.

Persiapan operasional musim haji 2027 pun dipercepat dengan pembukaan pemesanan prioritas akomodasi.

Kantor urusan haji internasional dapat memesan akomodasi di Makkah dan Madinah mulai 30 Juni 2026 hingga 13 Agustus 2026.

>>> Prabowo Terbitkan PP Tata Kelola Ekspor SDA Strategis, BUMN Jadi Pelaksana Utama

Prioritas pemesanan diberikan kepada kantor urusan haji yang mempertahankan lokasi layanan lama mereka di kawasan tempat-tempat suci.