Telkom Gelar Forum Nasional untuk Perkuat Kedaulatan Digital
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menyelenggarakan Forum Kedaulatan Digital Nasional di Telkom Landmark Tower, Jakarta.
Acara bertajuk 'Kolaborasi Ekosistem Digital untuk Inovasi Nasional yang Berdaulat' ini mempertemukan regulator, BUMN strategis, pelanggan enterprise, dan mitra teknologi global.
>>> Apple Siap Luncurkan macOS 27, Hentikan Dukungan untuk Mac Intel
Forum ini bertujuan menyelaraskan arah pembangunan komputasi awan (cloud), kecerdasan artifisial (AI), dan keamanan siber dengan kebutuhan nasional.
Kehadiran Kementerian Komunikasi dan Digital RI (Komdigi) menegaskan pentingnya sinergi tersebut dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjaga kepentingan strategis Indonesia.
Sinergi ini merupakan langkah konkret pascadeklarasi 'Kebangkitan Kedaulatan Teknologi Indonesia' pada 20 Mei 2026 lalu.
Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menekankan urgensi kolaborasi untuk memastikan transformasi berjalan inklusif dan berkelanjutan.
"Penguatan sovereign cloud, AI, dan cybersecurity menjadi langkah penting dalam menjaga keamanan data nasional, meningkatkan kepercayaan terhadap ekosistem digital Indonesia, serta memastikan transformasi digital nasional dapat berjalan secara aman, inklusif, dan berkelanjutan," ungkap Sonny dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026).
Tiga Pilar Kedaulatan Digital
Forum ini memfokuskan pembahasan pada tiga pilar utama: Sovereign Cloud, Sovereign AI, dan Sovereign Cybersecurity.
Ketiganya berfungsi sebagai kerangka kolaborasi agar Indonesia memiliki kapasitas komputasi dan sistem keamanan yang dikembangkan di dalam negeri.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menegaskan bahwa kedaulatan digital telah menjadi kebutuhan strategis untuk daya saing bangsa.
"Kedaulatan digital bukan lagi sekadar isu teknologi, melainkan fondasi daya saing, ketahanan, dan keberlanjutan bangsa di masa depan.
>>> Sarwendah Minta Maaf atas Video Viral, Tak Singgung Ruben Onsu
Indonesia harus mampu membangun kendali atas data, AI, cloud, dan keamanan sibernya sendiri agar tidak hanya menjadi pasar digital, tetapi juga menjadi arsitek masa depan digitalnya sendiri," ujar Seno.
Update Terbaru
Event Summer Fiesta Free Fire: Klaim Hadiah Skin, Emote, dan Diamond Gratis
Kamis / 23-07-2026, 05:08 WIB
Perkiraan Jadwal Pendaftaran FF Beta Q3 2026
Kamis / 23-07-2026, 05:07 WIB
Garmin CIRQA Hampir Berbayar untuk Fitur Detak Jantung, Perusahaan Berubah Pikiran
Kamis / 23-07-2026, 05:07 WIB
Mantan Teman D4vd, Aysia Collins, Tuntut Keadilan untuk Celeste Rivas
Kamis / 23-07-2026, 05:07 WIB
Ibu Malcolm-Jamal Warner Berseteru dengan Janda Aktor Soal Uang
Kamis / 23-07-2026, 05:07 WIB
Orang Tua Jadi Korban KM Salsa, Pendidikan Diska Ditanggung Negara
Kamis / 23-07-2026, 05:07 WIB
Incar Juara Piala Dunia 2030, Spanyol Mau Tambah Kontrak De La Fuente
Kamis / 23-07-2026, 05:07 WIB
Faraday Future Lakukan Reverse Stock Split 1:150 demi Bertahan di Nasdaq
Kamis / 23-07-2026, 05:06 WIB
Gak Cuma Kenyang, Ini 4 Manfaat Makan Bareng Buat Kesehatan Mental
Kamis / 23-07-2026, 05:06 WIB
Purbaya Identifikasi Daerah dengan Keuangan Seret, Isyaratkan Kenaikan TKD
Kamis / 23-07-2026, 05:06 WIB
FIFA Rilis Tim Impian Piala Dunia 2026, Vozinha Jadi Kiper Pilihan Fans
Kamis / 23-07-2026, 05:05 WIB
Galaxy Z Flip 8 Tidak Miliki Lapisan Anti-Pantul Seperti Z Fold 8
Kamis / 23-07-2026, 05:05 WIB
Samsung Galaxy Watch Ultra 2 Hands-on: Lebih Tipis, Baterai Besar, Layar Terang
Kamis / 23-07-2026, 05:05 WIB
Sinopsis Krrish 3 Film Hrithik Roshan Mega Bollywood Hari ini 23 Juli 2026 di ANTV
Kamis / 23-07-2026, 05:00 WIB







