PT Artha Telekomindo (Arthatel) mempercepat transformasi digital melalui layanan Information and Communication Technology (ICT) end-to-end.

Perusahaan ini menyediakan solusi terintegrasi mulai dari konektivitas, managed services, hingga keamanan data.

>>> Alex Baena Cetak Sejarah: Juara Euro, Olimpiade, dan Piala Dunia Berturut-turut

Kebutuhan akan infrastruktur ICT yang andal semakin mendesak seiring perkembangan Artificial Intelligence (AI), big data, dan cloud computing.

Arthatel hadir sebagai mitra teknologi bagi perusahaan yang ingin membangun fondasi digital yang kuat.

Sejak 1993, Arthatel telah menjadi bagian dari ekosistem telekomunikasi Indonesia.

Perusahaan ini mengelola Telecommunication Service Management (TSM) di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) bersama Telkom Indonesia dan penyedia layanan lainnya.

Saat ini, layanan Arthatel menjangkau pelanggan di 34 provinsi.

Jaringan fiber optic modern dan Points of Presence (PoP) tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Cilegon, Bandung, Surabaya, hingga Papua.

Portofolio Arthatel mencakup Internet Services, Network Solutions, Managed Services, dan Data Security. Seluruh layanan dirancang untuk membangun infrastruktur digital yang efisien dan memperkuat ketahanan terhadap ancaman siber.

Layanan Managed Services Jadi Andalan

Salah satu layanan unggulan Arthatel adalah Managed Services.

>>> Kader Kena OTT KPK, PAN Pecat Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini

Layanan ini mencakup Managed Network Services, Managed IT Operation Services, Cloud Computing Managed Services, dan Managed Event Services.

Melalui model Operational Expenditure (Opex), perusahaan dapat mengoptimalkan investasi teknologi tanpa membangun sumber daya TI sendiri.

Arthatel menyediakan layanan end-to-end mulai dari instalasi, konfigurasi, pemeliharaan, hingga dukungan teknis.

Direktur Komersil PT Artha Telekomindo, Sumiro Oemar, mengatakan transformasi digital kini menjadi kebutuhan strategis.