Pasar kendaraan listrik China akan kedatangan pemain baru. Seres Group bersama ByteDance mempersiapkan merek bernama Saidou.

Model perdana Saidou adalah crossover bernama Lanjing Auto. Kendaraan ini menggabungkan desain SUV dan sedan.

>>> Kementerian ESDM Genjot Produksi Minyak Domestik untuk Tekan Impor

Lanjing Auto akan tersedia dalam dua opsi penggerak. Pertama, Battery Electric Vehicle (BEV) yang sepenuhnya listrik.

Kedua, Range Extender Electric Vehicle (EREV) dengan mesin bensin sebagai generator.

Strategi dua varian ini merespons lonjakan permintaan EREV di China. Perakitan dilakukan di pabrik Seres Phoenix yang sedang menyesuaikan lini produksi.

Fokus pada Kokpit Pintar Berbasis AI

Keunggulan utama Saidou adalah integrasi teknologi AI dari Volcano Engine. Platform ini milik ByteDance, induk perusahaan TikTok.

>>> Timnas Indonesia Incar Kemenangan Perdana Atas Oman Setelah 38 Tahun

Sistem AI dirancang untuk menciptakan interaksi natural antara pengendara dan mobil. Teknologi large language model (LLM) menjadi andalan.

Berbeda dengan merek Aito besutan Seres yang menggunakan teknologi Huawei, Saidou fokus pada pengalaman kabin interaktif. Infrastruktur cloud Volcano Engine mendukung ekosistem digital kendaraan.

Target pasar Saidou adalah konsumen muda yang akrab dengan teknologi digital. Tampilan modern, konektivitas lengkap, dan fitur pintar disiapkan untuk pasar domestik.

>>> Siapa Mantan Istri Hassan Alaydrus? Selebgram yang Kini Resmi Menikah dengan Audrey Jesslyn, Bukan dari Kalangan Orang Biasa?

Seres juga tengah membangun jaringan penjualan khusus untuk ekspansi global Saidou. Merek ini dijadwalkan meluncurkan model perdananya tahun ini.