Konser Ramah Lingkungan di Indonesia: Antara Harapan dan Tantangan
Konser musik ramah lingkungan bukanlah gagasan baru di Indonesia. Beberapa penyelenggara sudah mulai menerapkan langkah sederhana seperti mengurangi sampah plastik hingga menggunakan energi alternatif.
Namun, mewujudkan konser hijau yang seru tanpa merusak lingkungan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak tantangan yang harus dihadapi, mulai dari standarisasi hingga pendanaan.
>>> Geoffrey Hinton Peringatkan AI Berpotensi Picu Kepunahan Manusia
Inisiatif yang Jalan Sendiri-Sendiri
Sejumlah promotor sudah bergerak lebih dulu. Synchronize Festival berhasil mengurangi sampah dari 11 ton pada 2022 menjadi 7,1 ton pada 2023.
IKLIM Festival 2023 menerapkan protokol guna ulang dan mencegah lebih dari 1.200 porsi makanan menjadi sampah.
Penggemar konser pun mulai mendesak perubahan. Komunitas KPOP4PLANET pada November 2025 menyuarakan tuntutan serupa.
Koalisi Seni juga merilis panduan festival ramah lingkungan bertajuk "Asik Berpesta, Hijau Bersama" pada 2025.
Sayangnya, semua inisiatif ini masih berjalan sendiri-sendiri. Belum ada standarisasi yang menjadi acuan bersama.
Akademisi dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Yosia Revie Pongoh, menilai standarisasi menjadi kunci.
"Perlu dirapikan dulu sistem dasar seperti pengelolaan sampah, akses transportasi, SOP vendor, dan fasilitas venue," ujarnya.
Revie optimistis konser hijau bukan mimpi belaka. Asalkan ada regulasi yang benar-benar menjadi standar dan dipatuhi, semuanya mungkin terjadi.
Peran Pemerintah dan Ekosistem Pendukung
Selain regulasi, pemerintah perlu membangun ekosistem yang mendukung.
Infrastruktur venue seperti akses transportasi, sistem listrik, titik air, area pengelolaan sampah, dan fasilitas penonton yang layak sangat dibutuhkan.
Vendor juga harus siap, mulai dari F&B, waste management, produksi panggung, hingga logistik. "Pemerintah bisa memberi insentif bagi promotor yang menerapkan standar ramah lingkungan," kata Revie.
Update Terbaru
Kredit Bank BUMN Jadi Motor Pertumbuhan Perbankan Nasional April 2026
Jumat / 05-06-2026, 15:41 WIB
Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat di Tengah Pelemahan Rupiah
Jumat / 05-06-2026, 15:41 WIB
Festival Kampung Dongeng Serentak di 57 Kota, Hidupkan Literasi Tutur
Jumat / 05-06-2026, 15:41 WIB
Sarwendah Bantah Persulit Ruben Onsu Bertemu Anak-anak
Jumat / 05-06-2026, 15:40 WIB
OJK Panggil Pemegang Saham KoinWorks Terkait Dugaan Korupsi Kredit
Jumat / 05-06-2026, 15:40 WIB
OJK Catat Aset Industri Asuransi Tembus Rp1.202 Triliun per April 2026
Jumat / 05-06-2026, 15:40 WIB
Auto2000 Ramal Bisnis Mobil Bekas Jadi Sumber Pertumbuhan Baru
Jumat / 05-06-2026, 15:40 WIB
4 Jenis Telur Ikan Populer dan Karakteristik Uniknya
Jumat / 05-06-2026, 15:40 WIB
Kurs Rupiah 5 Juni 2026 Menguat Tipis ke Rp 18.036 per Dolar AS
Jumat / 05-06-2026, 15:37 WIB
OJK Catat Premi Asuransi Komersial Turun Tipis Jadi Rp116 Triliun per April 2026
Jumat / 05-06-2026, 15:37 WIB
Toprak Razgatlioglu Siap Uji Coba Sirkuit Balaton Park dengan Motor MotoGP
Jumat / 05-06-2026, 15:36 WIB
SpaceX Blokir Akses Dokumen IPO di China dan Hong Kong
Jumat / 05-06-2026, 15:36 WIB
Jadwal Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday Juni 2026
Jumat / 05-06-2026, 15:36 WIB
Kunjungan Wisatawan ke Kota Cirebon Turun pada April 2026
Jumat / 05-06-2026, 15:36 WIB






