Geoffrey Hinton Peringatkan AI Berpotensi Picu Kepunahan Manusia
Geoffrey Hinton, pakar ilmu komputer yang baru saja meraih Hadiah Nobel Fisika 2024, kembali mengeluarkan peringatan keras tentang bahaya kecerdasan buatan (AI).
Dalam ajang Sana AI Summit di New York pekan lalu, pria berusia 77 tahun yang dijuluki "Bapak Kecerdasan Buatan" ini menyatakan bahwa manusia tidak sekadar menciptakan program komputer, melainkan melahirkan "makhluk baru" yang akan melampaui kecerdasan manusia.
>>> Telkom Luncurkan AIcosystem, Satukan Kapabilitas AI untuk Industri dan Masyarakat
Hinton memprediksi ada kemungkinan 10 hingga 20 persen bahwa AI akan memicu kepunahan manusia dalam kurun waktu 30 tahun ke depan.
AI Sudah Buktikan Kemampuan di Atas Manusia
Hinton mencontohkan sebuah model AI yang berhasil memecahkan teorema matematika kompleks milik Paul Erdos menggunakan cabang matematika yang sebelumnya tak terpikirkan.
Menurutnya, pencapaian ini membuktikan AI mampu menghasilkan asumsi sendiri, menguji, belajar dari kegagalan, dan terus berkembang tanpa henti.
Ia membandingkan dengan sistem AlphaGo buatan Google DeepMind yang awalnya hanya meniru pemain profesional, lalu menjadi tak terkalahkan setelah meracik data pelatihannya sendiri.
"Saya rasa AI akan menjadi jauh lebih cerdas dari kita," ujar Hinton.
Dampak Sosial dan Ekonomi AI
Hinton menyoroti bahwa AI akan menyebabkan pengangguran massal sementara keuntungan perusahaan teknologi melonjak tajam.
"Orang-orang kaya akan menggunakan AI untuk menggantikan para pekerja. Itu bukan salah AI, itu sistem kapitalis," kritiknya.
>>> Indro Rilis Lagu Dan Aku Rindu, Ungkap Kerinduan pada Personel Warkop
Ia menggunakan analogi biologi evolusioner untuk menjelaskan bahwa perlombaan raksasa teknologi demi valuasi triliunan dolar akan melahirkan entitas yang tidak ramah terhadap manusia.
Hinton menilai industri masih tutup mata dan enggan bertanya entitas seperti apa yang sebenarnya mereka ciptakan.
Update Terbaru
Timnas Yaman Lolos ke Piala Asia 2027 Usai Tekuk Lebanon 2-0
Jumat / 05-06-2026, 15:04 WIB
OJK Terbitkan Kebijakan Dukung Aturan Devisa Hasil Ekspor SDA
Jumat / 05-06-2026, 15:04 WIB
Cara Cek Bansos Juni 2026 Lewat HP via Link Resmi Kemensos
Jumat / 05-06-2026, 15:04 WIB
Persib dan Borneo FC Wakili Indonesia di ASEAN Club Championship 2026-2027
Jumat / 05-06-2026, 15:04 WIB
Keseimbangan Primer APBN Mei 2026 Surplus Rp58,6 Triliun
Jumat / 05-06-2026, 15:02 WIB
Santa Monica Studios Pastikan Kisah Kratos Tetap Berlanjut
Jumat / 05-06-2026, 15:02 WIB
Gihon Telekomunikasi Targetkan 1.820 Tenancy Akhir 2026
Jumat / 05-06-2026, 15:01 WIB
Pemerintah Godok Skema Gross Split untuk Sektor Pertambangan Minerba
Jumat / 05-06-2026, 15:01 WIB
OJK Catat Kredit Perbankan April 2026 Tumbuh 9,98% Jadi Rp8.755 Triliun
Jumat / 05-06-2026, 15:01 WIB
Anime Tensura Season 4 Episode 81 Tayang 5 Juni 2026, Rimuru Jelajahi Reruntuhan Kuno
Jumat / 05-06-2026, 15:00 WIB
Yayasan Puteri Indonesia Dukung PP TUNAS untuk Lindungi Anak di Internet
Jumat / 05-06-2026, 15:00 WIB
OJK Jatuhkan Sanksi Rp875 Juta ke Indosaku, Panggil Pemegang Saham KoinP2P
Jumat / 05-06-2026, 15:00 WIB
China Investasi 1,1 Miliar Yuan untuk Kembangkan Agen AI Sebarkan Ideologi Xi Jinping
Jumat / 05-06-2026, 15:00 WIB
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Kalahkan Unggulan Kedelapan di Perempat Final Istora
Jumat / 05-06-2026, 15:00 WIB






