PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) mencatat penyaluran pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melebihi Rp 800 miliar hingga kuartal I-2026.

Realisasi ekspansi kredit tersebut berjalan seiring dinamika ekonomi nasional, tuntutan pasar, dan penyesuaian kebijakan korporasi.

>>> Konflik Negara Memecah Fokus Timnas Iran Jelang Piala Dunia 2026

Manajemen WOM Finance menegaskan komitmen untuk terus memantau pergerakan pasar demi menjaga stabilitas pertumbuhan sektor pembiayaan produktif.

"Penyaluran pembiayaan serta perkembangannya dari tahun ke tahun tetap menyesuaikan kondisi ekonomi, kebutuhan pasar, dan selaras dengan strategi bisnis perusahaan," ujar Direktur Keuangan WOM Finance Cincin Lisa.

Prinsip kehati-hatian dalam analisis data terus diterapkan untuk mempertahankan kualitas kredit UMKM. Langkah mitigasi risiko diimbangi dengan monitoring portofolio secara berkala.

>>> IHSG Ambles ke Level 5.637, Modal Asing Keluar Deras

Sejumlah hambatan operasional masih membayangi industri, seperti keberagaman karakteristik usaha, fluktuasi daya beli masyarakat, dan kapasitas pelaku usaha dalam mengelola arus kas.

Kendati menghadapi tantangan makro, WOM Finance tetap optimistis terhadap prospek bisnis UMKM hingga akhir tahun. Permintaan modal kerja dari sektor produktif diyakini akan tetap kokoh.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), akumulasi piutang pembiayaan UMKM pada industri multifinance nasional mencapai Rp 160,60 triliun per Maret 2026.

>>> Syekh Nawawi Al-Bantani Membagi Ikhlas Menjadi Tiga Tingkatan

Angka tersebut mewakili 29,54 persen dari total piutang industri pembiayaan.