Hasil rehabilitasi menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Kawasan itu kini menjadi habitat bagi sedikitnya 36 jenis pohon yang berasal dari 23 famili berbeda dengan estimasi total mencapai 15.691 pohon.

Selain memperkaya keanekaragaman hayati, kawasan tersebut juga memberikan manfaat ekologis yang luas.

Berdasarkan estimasi yang ada, kawasan tersebut berkontribusi terhadap penyerapan karbon sekitar 2.002 ton CO₂e.

Keberadaan vegetasi yang semakin baik juga membantu mengurangi risiko longsor sekaligus meningkatkan ketersediaan sumber air bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.

BNI menilai bahwa upaya pelestarian lingkungan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar dampaknya semakin luas dan berkelanjutan.

Karena itu, perusahaan terus mendorong keterlibatan pemangku kepentingan dalam berbagai program keberlanjutan yang dijalankan.

“Momentum ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memperkuat kolaborasi dan memperluas aksi nyata dalam menjaga lingkungan.

>>> AMRT Pastikan Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih Tidak Tutup Alfamart

Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan bumi dan kualitas hidup generasi mendatang,” ujar Okki.