PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pengendalian perubahan iklim.

Hal ini disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Internasional yang jatuh pada 5 Juni 2026.

>>> Inflasi Medis 15,1% Tahun Ini, Klaim Asuransi Kesehatan Melonjak

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif keberlanjutan yang mencakup aspek bisnis, operasional, hingga pemberdayaan masyarakat. Peringatan Hari Lingkungan Hidup Internasional tahun ini mengangkat tema global "#NowForClimate".

Tema tersebut menjadi pengingat bahwa perubahan iklim merupakan tantangan global yang membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk sektor jasa keuangan.

Selain perubahan iklim, dunia juga menghadapi Triple Planetary Crisis yang meliputi hilangnya keanekaragaman hayati dan meningkatnya polusi lingkungan.

Berbagai institusi didorong untuk mengambil langkah nyata dalam mempercepat transisi menuju pembangunan yang lebih berkelanjutan. Di Indonesia, semangat tersebut diterjemahkan melalui tema nasional "Saatnya Bekerja untuk Iklim".

Tema ini menekankan bahwa pelestarian lingkungan tidak cukup hanya berhenti pada peningkatan kesadaran masyarakat. Harus diwujudkan melalui aksi yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan kehidupan sosial.

Strategi Keberlanjutan BNI

BNI menyatakan bahwa arah kebijakan tersebut sejalan dengan strategi keberlanjutan perusahaan yang selama ini dijalankan melalui tiga pilar utama.

Ketiga pilar tersebut mencakup Sustainability Finance, Corporate Sustainability, serta Inklusi dan Resilien.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan bahwa lembaga keuangan memiliki posisi penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pembiayaan yang bertanggung jawab.

Program yang dijalankan juga selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Sebagai institusi keuangan nasional, BNI percaya bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.