Rencana Tarif Tambahan Trump Dikritik Ahli dan Organisasi HAM
Namun Komisi Eropa menilai tarif AS tidak berdasar dan menegaskan komitmen mereka terhadap perjanjian dagang yang sebelumnya membatasi tarif AS atas sebagian besar barang Eropa di level 15%.
Organisasi HAM Walk Free menyebut tidak ada negara G20 yang dinilai cukup serius menangani kerja paksa dibandingkan tingkat kekayaannya, termasuk Amerika Serikat yang juga masuk dalam 10 besar negara dengan jumlah korban perbudakan modern terbanyak.
Deputi Sekretaris Jenderal Kamar Dagang Internasional, Andrew Wilson, menilai pendekatan tarif ini bermasalah karena bersifat “arbitrer” dan tidak konsisten dengan tujuan pemberantasan kerja paksa.
Sementara itu, pakar hukum dan rantai pasok dari firma Taylor Wessing, Sebastian Ruenz, menilai kerangka regulasi Uni Eropa justru lebih komprehensif karena mencakup produk yang dibuat dengan kerja paksa di seluruh dunia, baik untuk impor maupun ekspor.
Sejumlah pakar juga meragukan efektivitas tarif sebagai alat pemberantasan kerja paksa.
Mereka menilai kebijakan tersebut tidak menargetkan pusat-pusat utama kerja paksa seperti sistem negara di Xinjiang (China), sektor kapas Turkmenistan, atau Korea Utara, melainkan lebih dipengaruhi oleh volume perdagangan dan pertimbangan geopolitik.
Hélène de Rengerve dari Human Rights Watch mengatakan tidak jelas bagaimana tarif ini dapat mendorong perbaikan kondisi kerja.
>>> Timnas Indonesia Hadapi Oman di Garuda Championship Series Malam Ini
“Bahkan bisa menciptakan resistensi politik di beberapa negara. Saya khawatir ini justru kontraproduktif terhadap tujuan memerangi kerja paksa,” ujarnya.
Update Terbaru
TOP 35 Acara TV dengan Rating Terpopuler Hari ini 22 Juli 2026 ada Asmara Gen Z Diposisi 7
Selasa / 21-07-2026, 17:00 WIB
Materi PAI Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Lengkap
Selasa / 21-07-2026, 16:39 WIB
Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Jembatan Desa Hingga Akhir 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Istana Harap Menteri PU Perbaiki Cara Komunikasi
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Quartararo Resmi Pindah ke Honda di MotoGP 2027
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,74 Persen ke Level 6.340
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
4 HP RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Performa Lancar untuk Multitasking
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
FIFA Selidiki Pemain Argentina Usai Kericuhan Final Piala Dunia 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
LSF: Baru 46 Persen Anak Indonesia Tonton Film Sesuai Usia
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
KRAFTON India Rilis Roadmap Esports BGMI Paruh Kedua 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Usia dan Cara Memilih Sabun Cuci Muka Acnes yang Tepat
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Stop Facial Bulanan, Dokter Rekomendasikan 4 Serum untuk Kecilkan Pori-pori
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Benar: Apakah Setelah Pakai Viva Milk Cleanser Perlu Cuci Muka?
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Video Baru Mungkin Jadi Rekam Terakhir Nolan Wells Sebelum Hilang
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB







