>>> Penjualan Ritel Daihatsu Mei 2026 Melonjak 25 Persen

Keterlibatan Sejak Tahap Awal

Keterlibatan tim BBA dimulai sejak fase awal pengembangan produk guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan standar resmi pabrikan.

Pengawasan ketat ini meminimalkan kendala teknis saat truk mulai digunakan oleh konsumen.

"Setiap aplikasi kendaraan memiliki kebutuhan berbeda.

Karena itu, kami terlibat sejak tahap awal untuk melakukan pratinjau desain, distribusi beban, titik pemasangan body, hingga karakteristik operasional kendaraan yang diinginkan.

Pendampingan ini bertujuan memastikan integrasi antara sasis dan body dapat berjalan baik sesuai standar teknis Mercedes-Benz truck.

Pada aplikasi seperti dump truk dan logging truk, misalnya, kendaraan menghadapi tantangan operasional yang berbeda dengan penggunaan di jalan raya pada umumnya.

Karena itu dibutuhkan kolaborasi untuk memastikan kendaraan mampu bekerja secara optimal," ungkap Hendro Sembodo, Truck Body Builder Advisor DCVI.

Kapasitas Produksi Karoseri Lokal

PT Metalindo Teknik Utama selaku mitra karoseri memiliki fasilitas produksi seluas empat hektar dengan kapasitas manufaktur mencapai 1.500 unit per tahun.

Perusahaan ini memproduksi berbagai jenis varian kendaraan niaga untuk pasar domestik.

"Pelanggan saat ini tidak hanya mencari kendaraan kuat, tetapi juga solusi bagi kebutuhan operasional mereka. Karena itu kolaborasi teknis dengan DCVI menjadi sangat penting.

>>> Enam Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor 2026

Dukungan yang diberikan lewat tim BBA membantu memastikan kendaraan yang kami bangun dapat memenuhi kebutuhan pelanggan sekaligus mempertahankan standar kualitas, keselamatan, dan performa yang dibutuhkan," bilang Direktur PT Metalindo Teknik Utama, Syarifuddin Tangka.