DPR Targetkan Bursa Mineral Beroperasi Januari 2027
Komisi XI DPR RI menargetkan bursa mineral dan komoditas strategis mulai beroperasi pada 1 Januari 2027.
Target ini menyusul disetujuinya revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
>>> Cara Cek Penerima PIP Juni 2026 Lewat HP dan Syarat Pencairannya
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan aturan rinci mengenai tata kelola, struktur pasar, dan pengawasan akan diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK).
POJK ditargetkan rampung tiga bulan setelah UU P2SK berlaku.
"Nanti kita bicarakan bentuknya akan seperti apa, kita lagi konsepkan.
Kita sudah punya, tetapi akan kita atur lebih lanjut di dalam POJK tahun ini karena beroperasi mulai 1 Januari 2027," ujar Misbakhun.
Seleksi Komisioner OJK Segera Digelar
Sebagai langkah pendukung, Komisi XI DPR RI akan segera membuka seleksi anggota Dewan Komisioner OJK. Mereka akan bertugas mengawasi bursa tersebut.
"Begitu nanti UU (P2SK) ini berlaku, maka kita Komisi XI akan membuka pendaftaran komisionernya seperti apa, tetapi bursanya akan berlaku 1 Januari 2027.
>>> Daimler Commercial Vehicles Indonesia dan Metalindo Teknik Utama Perkuat Sinergi Kendaraan Niaga
Dia menyiapkan persiapan sampai mengoperasionalkannya nanti," jelas Misbakhun.
Pendirian bursa ini bertujuan memosisikan Indonesia sebagai pusat perdagangan komoditas strategis dan mineral nasional. Bursa juga diharapkan menjadi penyedia acuan harga yang valid bagi pelaku usaha.
Badan baru ini dipastikan terpisah dari PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Penataan format kelembagaan kini tengah digodok bersama pemerintah.
"Nanti rumusannya akan kita buat sebaik mungkin di mana bagian peran dan tanggung jawabnya, jadi jangan dicampuradukkan dengan DSI.
>>> FIM Diskualifikasi Brian Uriarte dari Hasil Balapan Moto3 Catalunya
Berbeda dengan Bappebti, Bappebti nanti terhadap mineral dan komoditas strategis dipisahkan. Kalau mineral dan komoditas strategis ada di Bappebti, akan ditarik ke sini," pungkas Misbakhun.
Update Terbaru
Telkom Catat Pendapatan B2B Infrastruktur Rp2,4 Triliun di Kuartal I/2026
Jumat / 05-06-2026, 11:47 WIB
Investor Asing Gencar Jual Saham Indonesia Akibat Sentimen Negatif
Jumat / 05-06-2026, 11:46 WIB
Anthony Xie Asuh Anak Sendiri karena Audi Marissa Sibuk Syuting
Jumat / 05-06-2026, 11:44 WIB
Mendag Budi Santoso Sahkan Aturan Baru untuk Transportasi Online dan OTA
Jumat / 05-06-2026, 11:44 WIB
BPI Danantara Pastikan Kontrak Ekspor SDA Tetap Berlaku
Jumat / 05-06-2026, 11:44 WIB
Cegah Lumut di Toren Air dengan Empat Trik Praktis Ini
Jumat / 05-06-2026, 11:44 WIB
Adopsi ChatGPT Images 2.0 di Indonesia Melonjak 70%
Jumat / 05-06-2026, 11:42 WIB
Timnas U19 Indonesia Kalahkan Timor Leste 3-0 di Piala AFF U19
Jumat / 05-06-2026, 11:42 WIB
Hukum Mengonsumsi Ikan Pari Menurut Pandangan Ulama
Jumat / 05-06-2026, 11:41 WIB
Timnas Indonesia Hadapi Oman Tanpa Kapten Jay Idzes Akibat Cedera
Jumat / 05-06-2026, 11:41 WIB
Konservasi Candi Borobudur Manfaatkan Teknologi Drone 360 Spasial
Jumat / 05-06-2026, 11:40 WIB
Kuasa Hukum Bantah Video Viral Sarwendah Sindir Ruben Onsu
Jumat / 05-06-2026, 11:40 WIB
Pemerintah Sepakat Naikkan HET Minyakita, Besaran Masih Dikaji
Jumat / 05-06-2026, 11:40 WIB
Senat AS Panggil CEO Nvidia Bersaksi soal Ekspor Chip ke China
Jumat / 05-06-2026, 11:40 WIB






