PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) bersama PT Metalindo Teknik Utama memperkuat sinergi dalam pengembangan kendaraan niaga.

Kolaborasi ini bertujuan menghadirkan armada yang optimal sesuai kebutuhan operasional di berbagai sektor industri.

>>> FIM Diskualifikasi Brian Uriarte dari Hasil Balapan Moto3 Catalunya

Proses pembuatan kendaraan seperti dump truck, logging truck, water truck, hingga fuel truck memerlukan penyelarasan antara sasis dan bodi.

Pendekatan teknis yang berbeda diterapkan sesuai karakteristik pekerjaan masing-masing kendaraan.

DCVI menyediakan tim khusus bernama Body Builder Advisor (BBA) untuk mendampingi karoseri sejak fase perencanaan hingga armada siap beroperasi.

Tim ini memastikan integrasi sasis dan bodi berjalan sesuai standar teknis Mercedes-Benz.

Keterlibatan Sejak Tahap Awal

Menurut Truck Body Builder Advisor DCVI, Hendro Sembodo, setiap aplikasi kendaraan memiliki kebutuhan berbeda.

Tim BBA terlibat sejak awal untuk melakukan pratinjau desain, distribusi beban, titik pemasangan body, hingga karakteristik operasional yang diinginkan.

Pendampingan ini meminimalkan risiko ketidaksesuaian saat armada dioperasikan di medan berat.

>>> Florentino Perez Janjikan Transfer Pemain Galactico Baru di Real Madrid

Pada aplikasi dump truck dan logging truck, misalnya, tantangan operasional berbeda dengan penggunaan di jalan raya pada umumnya.

Corporate Communication & Public Relations DCVI, Ferdiansyah, menambahkan bahwa selama 130 tahun perjalanan Daimler Truck, keberhasilan kendaraan niaga selalu ditentukan kolaborasi banyak pihak.

Filosofi tersebut terus diterapkan di Indonesia melalui kerja sama dengan karoseri nasional.

Kapasitas Produksi Karoseri Lokal

PT Metalindo Teknik Utama, sebagai salah satu mitra strategis, mengoperasikan fasilitas produksi seluas empat hektar. Perusahaan ini memiliki kapasitas manufaktur hingga 1.500 unit kendaraan per tahun.

Karoseri tersebut aktif memproduksi dump truck, lowbed trailer, fuel truck, serta kendaraan khusus untuk menyuplai kebutuhan berbagai sektor industri di Indonesia.

Direktur PT Metalindo Teknik Utama, Syarifuddin Tangka, menyatakan bahwa pelanggan saat ini tidak hanya mencari kendaraan kuat, tetapi juga solusi operasional.

>>> Investor Kripto Tembus 21,37 Juta, Bittime Perluas Akses Saham AS

Dukungan dari tim BBA DCVI membantu memastikan kendaraan yang dibangun memenuhi kebutuhan pelanggan sekaligus mempertahankan standar kualitas, keselamatan, dan performa yang dibutuhkan.