Pengusaha ekspedisi dan logistik di Indonesia kini gencar berinvestasi pada truk kargo tertutup model wing box. Tren ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional bisnis angkutan barang.

Hal tersebut disampaikan oleh pihak Karoseri MTU di Karawang pada Kamis (4/10/26).

>>> Kenaikan Harga Pertamax Picu Risiko Kerusakan Mesin Kendaraan

Komponen bodi luar yang dipasang di atas sasis truk ini berfungsi sebagai rumah muatan yang dirancang demi keamanan dan keselamatan berkendara.

Sisi kiri dan kanan truk wing box dapat terangkat ke atas menyerupai sayap burung dengan bantuan sistem hidrolik.

Akses penuh dari tiga sisi sekaligus mempermudah aktivitas bongkar muat secara cepat.

Alasan Popularitas Wing Box Meningkat

"Wing box ini sekarang sedang trend di Indonesia.

Banyak pemain ekspedisi atau logistik mulai investasi untuk produk wing box ini," kata Sandy Riadi, Sales & Marketing Dept.

>>> Daftar Harga Oli Motor Matik Juni 2026: Castrol dan Evalube Naik, Federal Oil dan Shell Stabil

Head Karoseri MTU.

Model ini dinilai sangat mumpuni untuk mobilitas material pabrik atau gudang yang tidak memiliki fasilitas dock belakang. Desain sayap hidroliknya membuat pergerakan armada logistik menjadi lebih cepat.

"Saat unit itu masuk langsung diangkut lewat wing box. Jadi tidak perlu lagi menggunakan dock belakang," ujar Sandy Riadi.

Fleksibilitas akses muatan menjadi alasan utama peningkatan popularitas karoseri jenis ini di dalam negeri. Pengangkutan barang tidak lagi terpaku pada akses pintu belakang kendaraan.

"Wing box lebih memudahkan untuk handling atau moving barang-barang yang ada di dalam truk. Jadi tidak perlu dari belakang.

>>> Chery Q Buka Pemesanan Awal, Harga Diprediksi di Bawah Rp 230 Juta

Mereka cukup buka sayapnya saja atau buka drop set bawahnya tanpa perlu harus pakai dock," jelas Sandy Riadi.