Kenaikan Harga Pertamax Picu Risiko Kerusakan Mesin Kendaraan
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter berpotensi mendorong pemilik kendaraan beralih ke BBM dengan angka oktan lebih rendah.
Langkah ini biasanya diambil untuk menekan biaya operasional sehari-hari.
>>> Daftar Harga Oli Motor Matik Juni 2026: Castrol dan Evalube Naik, Federal Oil dan Shell Stabil
Salah satu alternatif yang sering dipertimbangkan adalah Pertalite dengan RON 90 yang dibanderol Rp 10.000 per liter.
Namun, pemilik kendaraan yang membutuhkan minimum RON 92 disarankan tidak terburu-buru mengambil keputusan tersebut.
Risiko Detonasi dan Kerusakan Mesin
Ahli Konservasi Energi Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB, Tri Yuswidjajanto Zaenuri, menjelaskan bahwa pemakaian BBM di bawah rekomendasi dapat memicu detonasi atau gejala mesin ngelitik.
Fenomena ini terjadi karena proses pembakaran tidak sesuai rancangan pabrikan.
"Ketika bahan bakar yang digunakan memiliki ketahanan detonasi lebih rendah dari yang dibutuhkan mesin, campuran udara dan bahan bakar bisa terbakar sendiri sebelum percikan busi.
Inilah yang menimbulkan gejala ngelitik," kata Tri.
Detonasi membuat temperatur dan tekanan di ruang bakar melonjak tidak merata. Kondisi ini berisiko menciptakan titik panas yang jika dibiarkan akan mempercepat kerusakan mesin.
>>> Chery Q Buka Pemesanan Awal, Harga Diprediksi di Bawah Rp 230 Juta
Piston menjadi salah satu komponen yang paling cepat terkena dampak karena materialnya didominasi aluminium yang memiliki titik leleh lebih rendah.
"Temperatur tinggi lokal di ruang bakar dapat membuat piston mengalami tekanan dan panas berlebih. Jika terus terjadi, bisa mempercepat kerusakan komponen mesin," ujar Tri.
Kendaraan roda empat modern umumnya dilengkapi knock sensor untuk mendeteksi detonasi. Komputer mobil akan menyesuaikan waktu pengapian secara otomatis agar pembakaran tetap terkendali.
Namun, kompensasi dari sistem elektronik tetap memberikan efek samping pada performa.
"Mobil tetap bisa berjalan, tetapi performanya biasanya menurun dan pembakarannya tidak seoptimal ketika menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan," kata Tri.
Pemilik kendaraan diimbau untuk tetap menggunakan jenis bahan bakar sesuai ketentuan produsen meskipun harga Pertamax naik.
>>> Harga Pertamax Naik 10 Juni 2026, Simulasi Biaya Isi Penuh SUV
Hal ini penting agar penghematan jangka pendek tidak memicu kerugian besar pada usia pakai mesin jangka panjang.
Update Terbaru
Penari Balet Korea Park Sun-mi Dipromosikan Jadi Principal Dancer ABT
Sabtu / 25-07-2026, 22:50 WIB
Dari 'The East Palace' hingga 'Hope': Keunikan K-Creatures yang Mendunia
Sabtu / 25-07-2026, 22:49 WIB
Resident Evil 4 Remake Tembus 16,8 Juta Kopi, Jadi Remake Terlaris Generasi Ini
Sabtu / 25-07-2026, 22:49 WIB
Netflix Nyaris Batalkan Dokumenter Michael Jackson Sepekan Sebelum Rilis
Sabtu / 25-07-2026, 22:49 WIB
Yeonjun TXT Gelar Penampilan Solo Perdana di AS Kolaborasi dengan Billboard
Sabtu / 25-07-2026, 22:49 WIB
Hasil Piala Presiden: Persib Kalahkan Arema 1-0, Uilliam Barros Cetak Gol
Sabtu / 25-07-2026, 22:46 WIB
FNC Entertainment Gelar Konser Keluarga 2026 FNC KINGDOM di Jepang
Sabtu / 25-07-2026, 22:46 WIB
Xenoblade Chronicles Definitive Edition di Nintendo Switch 2 Dapat Dukungan 4K 60 FPS dari Studio Baten Kaitos
Sabtu / 25-07-2026, 22:46 WIB
Kuota 8 Persen Haji Khusus Digugat ke MK, Asosiasi Respons
Sabtu / 25-07-2026, 22:43 WIB
Proyek Kloning Yak Tibet China Mulai Hasilkan Keturunan
Sabtu / 25-07-2026, 22:43 WIB
Thailand Hajar Laos 5-0, Geser Malaysia dari Puncak Klasemen Grup B
Sabtu / 25-07-2026, 22:42 WIB
Jennie BLACKPINK Kuasai Chart Global dengan 'Less than a Lover'
Sabtu / 25-07-2026, 22:42 WIB
Son Dong Pyo Tinggalkan DSP Media Setelah Kontrak Berakhir Agustus 2026
Sabtu / 25-07-2026, 22:42 WIB
NOWZ Siap Comeback Agustus dengan Single Digital Baru "Achilles"
Sabtu / 25-07-2026, 22:42 WIB







