Jika AI Ambil Alih Semua Pekerjaan, Manusia Bisa Kehilangan Makna Hidup
Bayangkan masa depan di mana kecerdasan buatan (AI) mengerjakan semua tugas manusia. Kita hidup tanpa perlu bekerja sama sekali.
Namun, apakah itu benar-benar baik?
>>> IHSG Melemah ke 5.698, Analis Imbau Investor Hindari Panic Selling
Seorang peneliti filsafat dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), Michal Masny, mengatakan bahwa tanpa bekerja, kualitas hidup manusia justru bisa memburuk.
Menurutnya, pekerjaan memiliki nilai positif yang tidak tergantikan.
"Pekerjaan itu perlu dan bernilai positif.
Kehidupan kita mungkin akan memburuk jika kita menghilangkan pekerjaan sepenuhnya," ujar Masny dalam laman MIT, dikutip Kamis (4/6/2026).
Pekerjaan Bukan Sekadar Gaji
Masny meneliti bagaimana pekerjaan memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Dalam risetnya yang berjudul Philosophy of Work, ia mengungkapkan bahwa pekerjaan bukan sekadar alat mencari nafkah.
Pekerjaan memberikan ruang bagi individu untuk mengembangkan keahlian, memberikan kontribusi sosial, mendapatkan pengakuan, serta membangun komunitas. Manfaat-manfaat ini tidak bisa digantikan oleh uang.
Menurut Masny, wacana memperpendek jam kerja atau menghapus pekerjaan tradisional tidak selalu berdampak baik. Ia berargumen bahwa harus ada kombinasi optimal antara waktu kerja dan waktu luang.
Pentingnya Pola Pikir Filsuf bagi Pengembang Teknologi
Masny juga menekankan pentingnya pendidikan yang sadar secara sosial bagi para pengembang teknologi masa depan. Ia mendorong ilmuwan dan insinyur untuk memiliki pola pikir seperti filsuf atau pengacara.
>>> Suku Bunga Global Fluktuatif, Investor Disarankan Fokus Fundamental Saham
Ia mengutip peringatan ilmuwan Carl Sagan tentang bahaya menjadi "kuat tanpa menjadi bijaksana secara seimbang" seiring kemajuan teknologi.
Pembagian tugas tradisional di mana ilmuwan menciptakan teknologi dan filsuf mengevaluasi setelahnya sudah tidak relevan.
Update Terbaru
Bintang 'Alaskan Bush People' Bear Brown Dapatkan Perintah Perlindungan dari Pria yang Cari Matt
Rabu / 22-07-2026, 09:45 WIB
Brandi Glanville Akui Pernah Pakai Kokain, Anak-anaknya Terlalu 'Membosankan'
Rabu / 22-07-2026, 09:45 WIB
Putri Robert Downey Jr. Dibayar Rp20 Juta untuk Syuting Satu Hari
Rabu / 22-07-2026, 09:45 WIB
Putri Brad Pitt, Vivienne, Ajukan Penghapusan Nama 'Pitt' Secara Hukum
Rabu / 22-07-2026, 09:45 WIB
Spesies Monyet Baru Ditemukan di Kongo, Bibir Oranye dan Suara Mirip Babi
Rabu / 22-07-2026, 09:45 WIB
5 Bintang Pensiun dari Timnas Usai Piala Dunia 2026
Rabu / 22-07-2026, 09:45 WIB
Nanik Ungkap Tugas Baru dari Prabowo Usai Mundur dari Kepala BGN
Rabu / 22-07-2026, 09:44 WIB
Menteri LH: Hampir 90 Persen Pemkot-Pemkab Kena Sanksi soal Sampah
Rabu / 22-07-2026, 09:44 WIB
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
Rabu / 22-07-2026, 09:43 WIB
Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis
Rabu / 22-07-2026, 09:42 WIB
Fakta Baru Ricuh Final Piala Dunia 2026: Gavi Tinju Punggung Leandro Paredes
Rabu / 22-07-2026, 09:42 WIB
Ranking FIFA Terbaru: Spanyol Kudeta Argentina, Timnas Indonesia Jauh di Bawah
Rabu / 22-07-2026, 09:42 WIB
Nanik S Deyang Bocorkan Calon Kepala BGN Baru: Adik Saya
Rabu / 22-07-2026, 09:42 WIB
Messi Tiba di Argentina dengan Pesawat Pribadi
Rabu / 22-07-2026, 09:42 WIB







