BNI Targetkan Bebas Emisi Karbon pada 2028 dan 2060
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memperkuat komitmennya dalam pengendalian perubahan iklim dengan menetapkan target Net Zero Emissions (NZE).
Target bebas emisi karbon untuk scope 1 dan 2 ditargetkan tercapai pada 2028, sedangkan scope 3 termasuk pembiayaan ditargetkan pada 2060.
>>> Mirra Andreeva dan Maja Chwalinska Bersaing di Final French Open 2026
Komitmen jangka panjang ini diwujudkan melalui penguatan implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) yang mencakup aspek bisnis, operasional, dan pemberdayaan masyarakat.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menjelaskan bahwa sektor perbankan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
"Sebagai institusi keuangan nasional, BNI percaya bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan," ujar Okki.
Pilar Keberlanjutan BNI
BNI menerapkan tiga pilar utama, yaitu Sustainability Finance, Corporate Sustainability, serta Inklusi & Resilien.
Pada pilar bisnis, perluasan pembiayaan hijau dan pembiayaan transisi terus digenjot, termasuk melalui Sustainability Linked Loan (SLL) dan penerbitan Sustainability Bond pada 2025.
Penilaian debitur di sektor energi, konstruksi, real estat, transportasi, logistik, kehutanan, dan perkebunan kini diselaraskan dengan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI).
>>> Panduan Lengkap Fardhu Kifayah: Tata Cara Pengurusan Jenazah Sesuai Syariat Islam
Pelaku UMKM juga didorong menerapkan praktik bisnis ramah lingkungan melalui program Jejak Kopi Khatulistiwa (JKK) dan BNI UMKM Ramah Lingkungan (BUMI).
Di lini operasional, BNI menerapkan efisiensi energi, digitalisasi, pengurangan kertas, dan pengelolaan limbah dengan prinsip zero waste to landfill.
Seluruh limbah operasional di Gedung Kantor Pusat telah diolah melalui daur ulang, dan BNI meluncurkan advisory playbook pertama di Indonesia untuk transisi ekonomi hijau sektor perkebunan kelapa sawit.
Di luar sektor pembiayaan, BNI menjalankan program rehabilitasi lingkungan di Hutan Organik Megamendung, Kabupaten Bogor.
Sejak 2018, BNI mendanai pemulihan lahan seluas 10 hektare dan penanaman 10.000 pohon yang mampu menyerap sekitar 2.002 ton CO2e serta memitigasi bencana longsor.
>>> Kenaikan Saham Vingroup JSC Membingungkan Analis dan Picu Euforia
"Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan bumi dan kualitas hidup generasi mendatang," tutup Okki.
Update Terbaru
CEO Jagex Targetkan RuneScape Jadi MMO Nomor Satu, Geser World of Warcraft
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Desainer Quest Cyberpunk 2077: Villa Eurodyne Masih Simpan Banyak Rahasia
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Panduan Manga Musim Panas 2026: Rilis Baru dan Review Volume Pertama
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Jadwal Anime dan Berita Terkini 18-21 Juli 2026
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
PYC Ungkap Celah Pengembangan Industri Baterai, Sinkronisasi Kebijakan Jadi Kunci
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
Tiket Museum George Lucas Ludes Terjual, Antrean Capai 5 Jam
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
Kadek Seina Maputra Juara Starbucks Barista Championship 2026, Siap Wakili Indonesia di Asia Pasifik
Rabu / 22-07-2026, 05:29 WIB
Tersangka Ledakkan Petasan di Depan Gedung Federal New York, Tiga Terluka
Rabu / 22-07-2026, 05:29 WIB
Konflik AS-Iran di Hormuz: Peluang bagi Rusia dan China di Asia Tenggara
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Milania Giudice Tari Bareng Adik yang Laporkan ke Polisi
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Kuda Pacu Adan Banuelos Kaget Tahu Bella Hadid Single
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Dustin Poirier: Bud Langsung Putus Kontrak Usai Penangkapan
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Ibu Nolan Wells Ajukan Permohonan Hukum untuk Tuntut Kematian Putranya
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Pastikan Berpisah dengan Belgia
Rabu / 22-07-2026, 05:24 WIB







