Hezbollah Tolak Gencatan Senjata, Israel Tak Tarik Pasukan dari Lebanon
Di pasar komoditas, harga minyak relatif stabil pada Jumat, namun tetap berada di jalur kenaikan mingguan setelah ketegangan Timur Tengah memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global.
>>> Harga Emas Antam 5 Juni 2026 Bervariasi, Buyback Tetap Rp2.609.000
Minyak Brent bertahan di sekitar US$ 95 per barel dan berpotensi mencatat kenaikan lebih dari 3% sepanjang pekan.
Sementara minyak mentah AS (WTI) turun tipis 0,3% ke US$ 92,73 per barel, tetapi masih berpeluang menguat lebih dari 6% dalam sepekan.
Kepala Strategi Makro LPL Financial, Kristian Kerr, menilai pasar masih meremehkan kompleksitas pemulihan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz ke tingkat sebelum konflik, bahkan jika Washington dan Teheran berhasil mencapai kesepakatan.
Menurutnya, peningkatan pasokan minyak dalam jangka pendek kemungkinan hanya berasal dari stok yang sudah tersedia, termasuk minyak yang masih tertahan di kapal atau fasilitas penyimpanan Iran, bukan dari peningkatan produksi baru yang berkelanjutan.
Fokus ke Data Tenaga Kerja AS
Di pasar valuta asing, dolar AS menuju kenaikan mingguan sekitar 0,5%, didukung permintaan aset aman akibat konflik Timur Tengah.
Yen Jepang masih bertahan di dekat level 160 per dolar AS, tepatnya di 159,96 yen per dolar.
Pelemahan mata uang Jepang itu membuat pelaku pasar terus mewaspadai potensi intervensi pemerintah Jepang.
Data yang dirilis Jumat menunjukkan cadangan devisa Jepang turun sebesar US$ 77 miliar pada Mei.
Sementara itu, euro diperdagangkan di level US$ 1,1611 dan poundsterling berada di US$ 1,3421.
Perhatian investor kini tertuju pada data ketenagakerjaan non-pertanian AS (nonfarm payrolls) yang akan dirilis pada akhir hari.
Konsensus pasar memperkirakan penambahan 85.000 lapangan kerja pada Mei, lebih rendah dibandingkan 115.000 pada April.
Tingkat pengangguran diperkirakan tetap berada di level 4,3%.
Jika data tenaga kerja lebih kuat dari perkiraan, peluang Federal Reserve untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat atau bahkan menaikkan suku bunga akan semakin besar.
>>> Promo JSM Superindo 5-7 Juni 2026: Diskon Minyak Goreng dan Kebutuhan Pokok
Sementara itu, harga emas spot turun 0,2% menjadi US$ 4.465,23 per ons troi karena investor memilih menunggu kepastian arah kebijakan moneter dan perkembangan geopolitik global.
Update Terbaru
Game Boy Pocket Berusia 30 Tahun, Warisannya Masih Terasa di Genggaman Modern
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Ratusan Pemain Old School RuneScape Jadi Biksu dan Picu Perang Suci
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Mushoku Tensei III Episode 1-4: Kisah Eris dan Kebahagiaan Rudeus
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Manga Heisei Haizan-hei ☆ Sumire-chan Hiatus karena Cuti Melahirkan
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
Wamen Irene Dorong Tenun Sumba Barat Daya Naik Kelas Lewat Storytelling
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
PTPN I Fokus pada Lima Pilar untuk Transformasi Agroindustri
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
Google Perkenalkan Koleksi untuk Atasi Notebook Gemini yang Berantakan
Rabu / 22-07-2026, 03:22 WIB
Moto G Play (2024) Kini Hanya $100, Ponsel Budget Terbaik
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Nashville Gelar Konferensi Keamanan Kota untuk Pemimpin Penegak Hukum
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Indonesia Terbitkan Panda Bonds Senilai 1 Miliar Dolar AS
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Mertua Joseph Duggar Akan Diperiksa dalam Kasus Pelecehan Anak
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Melania Trump Minta Sanksi untuk Jurnalis Michael Wolff
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Carole Radziwill Bantah Terlibat Kasus Epstein di RHONY
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Putra Claude Lemieux Ungkap Legenda NHL Kambuh Kecanduan Seks
Rabu / 22-07-2026, 03:19 WIB







