Badan Gizi Nasional Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis Jadi Rp 268 Triliun
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudarti Deyang memangkas anggaran program makan bergizi gratis (MBG) dari semula Rp 335 triliun menjadi Rp 268 triliun.
Keputusan ini diumumkan pada Kamis (4/6/2026) di kantor BGN Jakarta Pusat.
>>> Peneliti Israel Ungkap Makna Harta Karun Kerajaan Nabi Sulaiman
Langkah efisiensi ini diambil setelah Nanik resmi menggantikan Dadan Hindayana yang ditahan Kejaksaan Agung terkait kasus korupsi. Kebijakan baru ini tetap mempertahankan sasaran penerima manfaat.
Nanik menyatakan bahwa pihaknya berharap anggaran masih bisa diturunkan lagi tanpa mengurangi sasaran. "Kami akan terus melakukan efisiensi anggaran di berbagai bidang," ujarnya.
Empat Langkah Efisiensi
Efisiensi dilakukan melalui empat langkah strategis. Pertama, refocusing penerima manfaat agar lebih tepat sasaran.
Kedua, moratorium pendaftaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru. Ketiga, pembenahan standar operasional dan perbaikan kualitas makanan.
>>> Harga Minyak Dunia Stabil Setelah Terkoreksi Tajam Akibat Ketegangan Timur Tengah
Keempat, pelatihan sumber daya manusia di dapur yang sudah berjalan. "Bila dapur itu tidak sesuai, kami akan melakukan suspend," tegas Nanik.
Skema khusus disiapkan untuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) agar tidak membebani APBN. BGN akan mengoptimalkan fasilitas yang ada di sekolah, seperti kantin.
Nanik menjelaskan bahwa jumlah siswa di wilayah 3T relatif sedikit, sehingga pembangunan dapur baru tidak efisien. "Tidak mungkin kita membangun dapur-dapur baru," katanya.
BGN juga mulai membuka pendanaan alternatif dari pihak luar, seperti CSR BUMN, hibah internasional, dan yayasan. Hal ini untuk mengurangi ketergantungan pada APBN.
>>> Kesesuaian Nilai Pancasila dan Ajaran Islam Jadi Sorotan
Nanik menegaskan bahwa fokus program kini beralih ke kualitas, bukan kuantitas. "Kami tidak akan mengejar ke 82 juta," tuturnya.
Update Terbaru
Anak Digital Native: Cepat Adaptasi Teknologi tapi Belum Kritis
Jumat / 05-06-2026, 09:12 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa Bantah Isu Mundur dari Jabatan Menteri Keuangan
Jumat / 05-06-2026, 09:12 WIB
Masjid Nabawi Pasang 117.000 Meter Persegi Marmer Thassos untuk Turunkan Suhu
Jumat / 05-06-2026, 09:11 WIB
Patra Logistik Luncurkan Fleet Management untuk Awasi Distribusi Energi
Jumat / 05-06-2026, 09:09 WIB
Motorola Luncurkan Moto Edge 70 Pro Plus di India dengan Empat Kamera 50 MP
Jumat / 05-06-2026, 09:09 WIB
Jetour Siapkan Dua Mobil Hybrid Baru untuk Indonesia pada 2026
Jumat / 05-06-2026, 09:09 WIB
Timnas Jepang Optimistis Hadapi Piala Dunia 2026
Jumat / 05-06-2026, 09:08 WIB
Hezbollah Tolak Gencatan Senjata, Israel Tak Tarik Pasukan dari Lebanon
Jumat / 05-06-2026, 09:08 WIB
BPOM: Sebagian Besar Pedagang Ritel Tak Tahu Ciri Rokok Ilegal
Jumat / 05-06-2026, 09:08 WIB
Harga Emas Antam 5 Juni 2026 Bervariasi, Buyback Tetap Rp2.609.000
Jumat / 05-06-2026, 09:08 WIB
Konser Ramah Lingkungan Lebih dari Sekadar Bebas Plastik dan Pilah Sampah
Jumat / 05-06-2026, 09:07 WIB
Promo JSM Superindo 5-7 Juni 2026: Diskon Minyak Goreng dan Kebutuhan Pokok
Jumat / 05-06-2026, 09:07 WIB
Jetour Siapkan Kejutan Mobil PHEV Baru di Indonesia Tahun Ini
Jumat / 05-06-2026, 09:06 WIB
Michael Saylor Alami 'Kerusakan Mesin' di Tengah Tekanan Tiga Arah
Jumat / 05-06-2026, 09:04 WIB






