Pasar fisik emas di China mengalami penurunan aktivitas signifikan akibat berkurangnya minat konsumen terhadap logam mulia tersebut.

Pelemahan transaksi ini terjadi setelah periode lonjakan permintaan tinggi pada awal tahun ketika harga emas domestik dan global terus mencetak rekor baru.

>>> Pemerintah Revisi Aturan PMSE demi Perkuat Ekosistem Perdagangan Digital

Data dari Bursa Emas Shanghai (SGE) menunjukkan total penarikan emas pada Mei 2026 hanya mencapai 63,5 ton.

Angka tersebut menjadi volume terendah sejak Februari 2020 saat gelombang awal pandemi COVID-19 melanda.

Jumlah itu juga menyusut sekitar separuh dari total penarikan pada Maret 2026.

Dampak pada ETF Emas dan Saham Tambang

Kondisi pasar yang tidak menentu ini berdampak langsung pada kinerja instrumen investasi berbasis emas di pasar modal setempat.

Gejolak tersebut memicu penarikan dana massal oleh para investor dari reksa dana indeks komoditas itu.

Menurut laporan Gelonghui Finance, ETF emas mengalami penurunan aset kelolaan secara keseluruhan dengan beberapa dana mencatat arus keluar bersih yang signifikan.

>>> Renovasi Lantai Rumah Pakai Ubin Granit Butuh Biaya Mulai Rp6 Juta

Tercatat sebanyak 14 ETF emas membukukan total arus keluar bersih mencapai sekitar US$ 1,48 miliar pada 3 Juni 2026.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pandangan investasi 'membeli saat harga turun di tengah jatuhnya harga emas' mulai menghadapi perbedaan di bawah kondisi pasar yang bergejolak.

Sentimen negatif di pasar komoditas fisik dan reksa dana emas kemudian menjalar ke sektor pasar saham.

Nilai ekuitas emiten pertambangan dan perdagangan logam mulia yang melantai di bursa Hong Kong mengalami koreksi mendalam.

Saham China National Gold International Resources dan Jihai Gold turun 3,6%, Zijin Mining turun 3,5%, serta Shandong Gold dan Zhaojin Mining turun hampir 3%.

>>> Sandy Walsh Raih Treble Bersejarah Bersama Buriram United

Zijin Gold International turun 2,4%, sementara Chifeng Gold, Lingbao Gold, China Silver Group, Zhufeng Gold, dan Tongguan Gold juga mengalami penurunan.