>>> PT Mayora Indah Tbk Targetkan Penjualan Rp41,85 Triliun pada 2026

Sepanjang tahun 2025, PT Merck Tbk mencatat pendapatan total Rp1,2 triliun, tumbuh 16 persen dari Rp1,04 triliun pada tahun sebelumnya.

Laba usaha melonjak 66 persen menjadi Rp320 miliar dari Rp193 miliar, dan laba tahun berjalan naik 59 persen menjadi Rp244 miliar dari Rp153 miliar.

Total aset perusahaan meningkat 33 persen menjadi Rp1,27 triliun pada akhir 2025. Ekuitas terkerek 21 persen menjadi Rp976 miliar berkat saldo laba yang menebal.

Divisi Healthcare menjadi motor utama pertumbuhan melalui penjualan ke mitra utama dan ekspor.

Pada kuartal I-2026, segmen produk diabetes memimpin dengan kontribusi 24 persen dan pertumbuhan tahunan 51,1 persen.

Produk fertility tumbuh 18,2 persen, lini thyroid melonjak 44,9 persen, dan produk endocrinology naik tipis 2,4 persen.

Kombinasi perbaikan product mix dan peningkatan volume penjualan mendorong laba bruto naik 30 persen secara tahunan pada kuartal I-2026.

Laba usaha perseroan melonjak drastis 380 persen berkat efisiensi biaya operasional.

>>> Badan Gizi Nasional Ubah Fokus Program Makan Bergizi Gratis ke Kualitas

Hingga akhir Maret 2026, Merck mengamankan posisi kas dan setara kas sebesar Rp443 miliar, didorong arus kas operasi yang sehat dan penurunan utang.