Istana Kepresidenan membantah kabar perombakan kabinet atau reshuffle yang menyeret nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto belum memiliki rencana melakukan perombakan jajaran menteri.

>>> Toyota Indonesia Serahkan Tiga Ambulans ke RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang

Isu penggantian Menteri Keuangan yang beredar belakangan ini dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Berita tersebut sempat memicu perhatian publik serta pelaku pasar di tengah dinamika ekonomi nasional, pergerakan nilai tukar rupiah, dan perkembangan kebijakan fiskal pemerintah.

Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa kabar burung mengenai pengunduran diri tersebut juga telah ditepis langsung oleh Purbaya Yudhi Sadewa.

Oleh karena itu, pemerintah mengimbau masyarakat luas agar tidak berspekulasi lebih jauh mengenai pergantian posisi di Kementerian Keuangan.

"Belum ada reshuffle," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Fokus jajaran pemerintahan saat ini bukan melakukan perombakan kabinet, melainkan memperkuat koordinasi antarotoritas ekonomi untuk menjaga stabilitas nasional.

>>> Ekonomi Indonesia: Rupiah Melemah, Pajak Tumbuh 22,1% pada Mei 2026

Sinergi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menjadi prioritas utama guna menghadapi tantangan ekonomi serta menjaga kepercayaan pasar.

"Jadi tidak ada (reshuffle), belum ada rencana itu," tegas Prasetyo.

Kekosongan Wakil Menteri Imipas

Pada kesempatan yang sama, Prasetyo Hadi memberikan penjelasan mengenai kekosongan jabatan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) setelah Silmy Karim diberhentikan oleh Presiden Prabowo.

Silmy Karim dicopot setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi terkait pengurusan izin tinggal warga negara asing.

Walaupun posisi wakil menteri masih belum terisi, Kepala Negara dilaporkan belum menunjuk figur baru untuk menggantikan Silmy.

Operasional beserta pelayanan di Kementerian Imipas dipastikan tetap berjalan normal karena tugas harian didelegasikan kepada menteri yang membawahi instansi tersebut.

>>> Penguatan Museum dan Kebudayaan Strategis Atasi Krisis Kepribadian Bangsa

"Untuk sementara belum diputuskan mengenai siapa yang akan menggantikan tugas (Silmy) tersebut karena tugas keseharian masih bisa dijalankan tentunya oleh bapak menteri," pungkas Prasetyo.