Menteri Haji dan Umrah RI Mochammad Irfan Yusuf mengalihkan distribusi daging dam jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026 untuk membantu masyarakat Palestina di Makkah.

Kebijakan ini diambil akibat kendala regulasi karantina hewan yang ketat di Indonesia, sehingga daging dam tidak dapat dikirim ke tanah air.

>>> Lazada Indonesia Proyeksikan Lonjakan Permintaan Belanja Jelang Liburan

Pemerintah Indonesia menerapkan pengawasan ketat terhadap produk peternakan impor guna mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Dampak PMK dinilai sangat masif dan membutuhkan waktu pemulihan yang lama bagi industri peternakan nasional.

Gus Irfan menjelaskan bahwa pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan kendala karantina menjadi faktor utama penghambat distribusi daging dam ke Indonesia.

"Dam ini karena pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Ketika dam mau dikirim ke Indonesia ternyata problemnya di karantina Indonesia.

Karena Indonesia juga sangat ketat untuk daging-daging dari luar," tuturnya.

Penanggulangan PMK memerlukan investasi waktu dan sumber daya yang besar jika sampai meluas di masyarakat.

"Diperlukan puluhan tahun untuk bisa membersihkan itu dari Indonesia," ujar Gus Irfan.

>>> Tujuh Wakil Indonesia Lolos ke Perempat Final Polytron Indonesia Open 2026

Pengalihan ke Palestina dinilai sebagai solusi paling rasional tahun ini, mengingat sistem pengiriman logistik yang aman dan sesuai prosedur karantina belum tersedia.

Warga Palestina yang mengalami krisis pangan menjadi prioritas penerima manfaat dari daging dam tersebut.

Peningkatan Pembayaran Dam

Di sisi lain, tata kelola pembayaran denda haji tahun ini mencatat tren positif dengan peningkatan partisipasi jemaah melalui saluran resmi.

Hingga 2 Juni 2026, total pembayaran denda dari jemaah Indonesia mencapai 195.326 transaksi.

Otoritas Arab Saudi memberikan apresiasi atas peningkatan kedisiplinan ini, mengingat besarnya kuota jemaah Indonesia.

"Artinya sudah ada peningkatan yang luar biasa. Ini menjadi salah satu alasan mengapa pemerintah Arab Saudi memberi apresiasi kepada kita," tandas Gus Irfan.

>>> Vietnam Hajar Myanmar 5-0 di Piala AFF U-19 2026

Rincian data menunjukkan 135.367 jemaah menyetor melalui lembaga Adahi milik Arab Saudi, 53.506 orang membayar di Indonesia, 6.453 jemaah memilih berpuasa, dan 4.084 jemaah mengambil haji Ifrad.