PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) dan PT Metalindo Teknik Utama (MTU) memperkuat kolaborasi teknis di Karawang.

Kerja sama ini difokuskan pada integrasi sasis dan bodi kendaraan niaga agar sesuai kebutuhan sektor industri.

>>> Kenaikan Biaya Produksi, Auto2000 Naikkan Harga Suku Cadang Toyota

Langkah ini bertujuan memproduksi kendaraan operasional khusus, seperti dump truck, logging truck, water truck, dan fuel truck. Proses teknisnya melibatkan penyelarasan antara sasis dan bodi secara menyeluruh.

Kolaborasi untuk Kualitas dan Keselamatan

Corporate Communication & Public Relations DCVI, Ferdiansyah, menegaskan bahwa kendaraan niaga membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Filosofi kolaborasi ini telah diterapkan selama 130 tahun perjalanan Daimler Truck di Indonesia.

“Keberhasilannya selalu ditentukan oleh kolaborasi banyak pihak, mulai dari tim internal, diler, karoseri, hingga konsumen,” ujar Ferdiansyah.

Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan karoseri nasional menjadi kunci untuk menjawab kebutuhan konsumen dan mendukung pertumbuhan industri.

Karoseri MTU menjadi mitra strategis dengan fasilitas produksi seluas empat hektar. Perusahaan ini memiliki kapasitas produksi hingga 1.500 unit kendaraan per tahun.

Direktur PT Metalindo Teknik Utama, Syarifuddin Tangka, menyatakan bahwa kebutuhan pelanggan saat ini semakin spesifik dan menuntut solusi andal.

>>> BYD M6 Kuasai Pasar MPV Listrik Indonesia, Terjual 4.820 Unit

Oleh karena itu, kolaborasi teknis dengan penyedia sasis seperti DCVI menjadi krusial.

“Pelanggan tidak hanya butuh kendaraan kuat, tetapi juga solusi operasional. Kolaborasi teknis dengan DCVI sangat penting,” kata Syarifuddin.

DCVI memberikan pendampingan khusus melalui tim Body Builder Advisor (BBA) sejak tahap awal perencanaan. Tim ini memastikan kualitas hasil akhir sesuai standar global.

Syarifuddin menambahkan bahwa dukungan BBA membantu memenuhi kebutuhan pelanggan sekaligus menjaga standar kualitas, keselamatan, dan performa. Pendampingan mencakup pratinjau desain, distribusi beban, titik pemasangan bodi, hingga karakteristik operasional.

Truck Body Builder Advisor DCVI, Hendro Sembodo, menjelaskan bahwa setiap aplikasi kendaraan niaga memiliki karakteristik berbeda.

>>> Kenaikan Harga Solar Tunda Pembelian Fortuner dan Innova Diesel

“Kami terlibat sejak awal untuk memastikan integrasi sasis dan bodi berjalan sesuai standar teknik Mercedes-Benz truck,” tuturnya.