Riot Games mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara agent Tejo dari semua mode permainan VALORANT.

Keputusan ini diumumkan pada 25 Maret setelah ditemukan celah keamanan pada ability Guided Salvo yang merusak keseimbangan permainan.

>>> ValueMax Siapkan Likuiditas dan Pelatihan Penaksir Hadapi Lonjakan Gadai Musim Sekolah

Bug pada Guided Salvo

Pemain dengan nama pengguna Billyvlr menemukan bahwa Guided Salvo, yang semestinya hanya menembakkan dua roket presisi, dapat ditembakkan hingga tiga kali dalam satu aktivasi.

Akibatnya, damage yang dihasilkan melonjak hingga 50 persen lebih besar dari desain awal.

Kontrol area menjadi tidak proporsional, mengancam integritas kompetitif.

>>> Rahasia Seduh Kopi Tubruk Anti Kelat: Rasio, Suhu, dan Waktu yang Tepat

Riot menilai masalah ini sebagai ancaman serius dan memilih menonaktifkan Tejo di semua mode, termasuk ranked dan kompetitif.

Alternatif Initiator Selama Tejo Absen

Pemain dapat beralih ke agent Initiator lain seperti Breach, Fade, Gekko, atau KAY/O. Masing-masing memiliki kemampuan unik untuk menggantikan peran Tejo dalam rotasi dan penyerangan.

Belum Ada Tanggal Kembali

Hingga kini, Riot belum memberikan jadwal pasti pengembalian Tejo. Dalam pernyataan resmi, status Tejo disebut 'tidak tersedia untuk sementara waktu'.

>>> Just Fontaine dan 13 Gol Abadi: Mengapa Rekor Itu Begitu Sulit Dikejar?

Pemain diminta memantau patch notes dan media sosial resmi VALORANT.