Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Jambi serta Komisariat IAI Syekh Maulana Qori Bangko.

Prosesi berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Jambi pada Rabu, 3 Juni 2026, dan dihadiri praktisi, akademisi, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan ekonomi syariah.

>>> Calvin Verdonk Dipastikan Perkuat Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026

Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina DPW IAEI Jambi, menyambut organisasi ini sebagai mitra strategis.

Menurutnya, Jambi memiliki kekayaan sumber daya di perkebunan, pertanian, dan industri kreatif yang ideal dikembangkan dengan skema ekonomi syariah berkelanjutan.

Peluang dan Strategi Pengembangan

Sekretaris Jenderal IAEI, Dr. Sutan Emir Hidayat, optimistis Indonesia mampu menjadi pusat ekonomi syariah dunia.

Ia menekankan bonus demografi dan akselerasi transformasi digital sebagai kunci mencetak generasi muda inovatif.

Beberapa sektor menjadi fokus pengembangan: pasar halal global dengan konsumsi US$2,43 triliun, integrasi pertanian, perkebunan, dan UMKM Jambi, optimalisasi pesantren dan perguruan tinggi sebagai pusat literasi dan riset, serta pemanfaatan teknologi untuk memperluas jangkauan produk halal lokal.

>>> Selisih Umur Kadek Arel dan Kania Andjani Berapa? Inilah Biodata Pemain Timnas Sepakbola yang Resmi Menikah

Kolaborasi antar lembaga dinilai krusial untuk mengubah potensi menjadi realitas ekonomi produktif.

Emir berharap IAEI Jambi tidak hanya seremonial, tetapi mampu bertransformasi menjadi wadah riset dan inovasi yang berdampak nyata.

Fungsi Strategis IAEI Jambi

IAEI Jambi diharapkan menjalankan tiga fungsi utama: pertama, sebagai pusat literasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sistem keuangan syariah.

Kedua, sebagai inkubator UMKM untuk mendorong pelaku usaha lokal masuk pasar produk halal global. Ketiga, sebagai mitra kebijakan yang memberikan rekomendasi berbasis riset kepada pemerintah daerah.

Dengan integrasi kuat antara dunia usaha dan nilai-nilai syariah, Jambi diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi mandiri.

>>> Nubia A76 5G Hadir di Kelas Rp2 Jutaan, Seberapa Menarik Dibanding Para Pesaing?

Fokus ke depan adalah meningkatkan daya saing produk lokal agar mampu bersaing di pasar internasional.