Rupiah Tembus Rp18.016, Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah RI
Nilai tukar rupiah kembali menembus rekor terburuk pada pembukaan perdagangan Kamis (4/6) pagi. Mata uang Garuda kini berada di level Rp18.016 per dolar AS.
Angka tersebut menunjukkan pelemahan sebesar 49 poin atau sekitar 0,27 persen. Sebelumnya, rupiah ditutup di posisi Rp17.966 per dolar AS pada perdagangan Rabu.
>>> IHSG Amblas 1,58 Persen, Ini Penyebab Pasar Saham Tertekan
Perbandingan dengan Mata Uang Asia
Pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau variatif. Sebagian besar mata uang regional justru menguat terhadap dolar AS.
Won Korea Selatan memimpin penguatan sebesar 0,35 persen.
Peso Filipina naik 0,23 persen, sementara yen Jepang, yuan China, dan dolar Singapura juga berada di zona hijau.
Ringgit Malaysia menjadi satu-satunya mata uang Asia yang ikut melemah bersama rupiah, dengan koreksi 0,25 persen.
Penyebab Pelemahan Rupiah
Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut penguatan dolar AS dipicu ketegangan geopolitik. Konflik yang memanas di Timur Tengah mendorong investor beralih ke aset aman.
>>> IHSG Masih Melemah Kamis Pagi, Cek 7 Saham Pilihan yang Banyak Dicari
Selain itu, data ekonomi Amerika Serikat yang solid turut memperparah tekanan. Indeks sektor jasa ISM dan data ketenagakerjaan ADP AS tercatat lebih kuat dari prediksi pasar.
Proyeksi dan Respons Bank Indonesia
Lukman menambahkan bahwa sentimen domestik masih kurang mendukung. Hal ini menambah beban bagi rupiah untuk bangkit dalam waktu dekat.
Bank Indonesia diharapkan segera mengambil tindakan. Intervensi pasar secara agresif kemungkinan besar akan dilakukan untuk menstabilkan nilai tukar.
Secara keseluruhan, fluktuasi rupiah hari ini diprediksi berada dalam rentang Rp17.900 hingga Rp18.050 per dolar AS.
>>> Safari vs Chrome: Mana Lebih Ngebut dan Hemat Baterai? Cek Perbandingannya di 2026
Pelaku pasar diimbau waspada terhadap dinamika ekonomi global.
Update Terbaru
Ford Disetujui Pekerja Kanada, Produksi V8 Ditingkatkan
Rabu / 22-07-2026, 00:43 WIB
VW Peringatkan 140.000 Pekerjaan Terancam, Termasuk Penutupan Pabrik
Rabu / 22-07-2026, 00:43 WIB
Ledakan Grand Polonia Medan: Dua Korban Tewas Berhasil Ditemukan
Rabu / 22-07-2026, 00:42 WIB
Tim Panahan Indonesia Minta Masseur Khusus di Asian Games 2026
Rabu / 22-07-2026, 00:42 WIB
Prabowo Lantik Taruna Akmil-Akpol di Istana Besok Pagi
Rabu / 22-07-2026, 00:42 WIB
Anjing Husky Dibacok di Bekasi, Polisi Terjunkan Unit K9
Rabu / 22-07-2026, 00:42 WIB
LEGO One Piece: Teaser Perlihatkan Cuplikan Spesial Animasi Dua Bagian Netflix
Rabu / 22-07-2026, 00:42 WIB
Fullmetal Alchemist: Brotherhood Rilis Dubbing Hindi, Tamil, Telugu di Crunchyroll India
Rabu / 22-07-2026, 00:42 WIB
Satgas PRR Minta Pemda Proaktif Siapkan Lahan dan Infrastruktur Huntap
Rabu / 22-07-2026, 00:40 WIB
Yamal Olok-olok Aksi Brutal Paredes di Parade Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 22-07-2026, 00:40 WIB
10 Cara Mengenali Orang yang Stabil Secara Emosional Lewat Percakapan
Rabu / 22-07-2026, 00:39 WIB
Menkeu Purbaya: Jangan Lihat Perusahaan Bangkrut Saat Ekonomi Tumbuh 5%
Rabu / 22-07-2026, 00:39 WIB
Kento Nakajima Rilis 'ONIGOTO' sebagai Lagu Pembuka The Elusive Samurai Season 2
Rabu / 22-07-2026, 00:39 WIB
The First Descendant Season 4 Hadirkan Farming Lebih Efisien dengan Hadiah Massal
Rabu / 22-07-2026, 00:39 WIB







