Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pada sesi perdagangan Kamis, 4 Juni 2026.

Laju indeks saham domestik diprediksi cenderung melemah meski peluang penguatan tipis tetap terbuka.

>>> PKH Tahap II Mei 2026 Resmi Cair, Simak Cara Cek Status dan Tanda Dana Masuk Rekening

Kondisi ini terjadi setelah IHSG mengalami koreksi dalam pada penutupan perdagangan Rabu. Indeks tercatat anjlok 254,36 poin atau 4,11 persen ke posisi 5.941.

Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini

Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai fase penurunan indeks kemungkinan besar belum berakhir.

Pergerakan IHSG hari ini diperkirakan bergulir pada tren menurun sambil menguji titik koreksi di kisaran tertentu.

IHSG diprediksi bergerak dengan support pada level 5.899 dan 5.755. Sementara itu, area resistance diproyeksikan berada pada level 6.111 hingga 6.286.

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memiliki pandangan senada. Ia memprediksi target penurunan terdekat IHSG bisa menyentuh 5.673 apabila tekanan jual berlanjut.

Meskipun demikian, terdapat peluang rebound jika IHSG mampu bertahan di atas level krusial tersebut.

>>> 20 Daftar Lokasi SPKLU di Medan Terbaru 2026, Resmi dan Paling Dicari Pemilik Mobil Listrik

Ivan memetakan rentang support hari ini di 5.673, 5.439, dan 5.052, dengan resistance di 6.264 hingga 6.787.

Rekomendasi Saham

Beberapa saham unggulan berikut dapat menjadi pertimbangan investor di tengah fluktuasi pasar:

  • AADI, BMRI, BUMI, dan MEDC (rekomendasi MNC Sekuritas)
  • EMTK, INCO, INDF, JPFA, dan PGAS (rekomendasi Binaartha Sekuritas)

Deretan saham tersebut dinilai memiliki potensi pergerakan menarik di tengah bayang-bayang pelemahan indeks. Investor disarankan tetap waspada terhadap volatilitas pasar yang masih tinggi.

Ringkasan Statistik Pasar Sebelumnya

Berikut data perdagangan bursa pada penutupan Rabu sore yang menunjukkan dominasi aksi jual:

  • Posisi penutupan IHSG: 5.941 (melemah 4,11%)
  • Nilai transaksi: Rp25,21 triliun
  • Volume saham: 40,06 miliar lembar
  • Kondisi saham: 692 melemah, 69 menguat, 54 stagnan

Data RTI Infokom menunjukkan mayoritas saham di bursa berguguran. Nilai transaksi yang besar menandakan tingginya aktivitas pasar di tengah tekanan jual masif.

>>> Secret WAG Juarai FFWS SEA 2026 Spring dan Amankan Tiket EWC

Banyaknya saham yang terkoreksi, mencapai 692 emiten, mengonfirmasi sentimen negatif menyelimuti hampir seluruh sektor. Pelaku pasar kini menanti sentimen baru yang bisa mendorong IHSG kembali ke zona hijau.