Trofi Jules Rimet bukan sekadar piala biasa. Ia adalah simbol lahirnya turnamen paling prestisius di dunia, Piala Dunia FIFA.

Meskipun bernilai sejarah tinggi, trofi ini menyimpan kisah tragis. Perjalanannya diwarnai insiden pencurian hingga misteri yang belum terungkap.

>>> Polandia vs Nigeria Imbang 2-2: Drama di Warsawa

Sosok Jules Rimet dan Makna Namanya

Jules Rimet adalah administrator sepak bola asal Prancis yang menjabat presiden FIFA ketiga. Masa jabatannya berlangsung 33 tahun, dari 1921 hingga 1954.

Ia dikenal sebagai inisiator Piala Dunia pertama pada 1930. Sebagai penghormatan, FIFA menamai piala asli tersebut Trofi Jules Rimet pada 1946.

Trofi ini dibuat oleh pemahat Prancis Abel Lafleur. Bentuknya menggambarkan Nike, dewi kemenangan dalam mitologi Yunani, yang menopang cawan segi delapan.

Tingginya sekitar 35 cm dengan bobot cukup berat. Bahannya perak murni berlapis emas, dengan fondasi batu semimulia lapis lazuli.

Aturan Kepemilikan dan Nasib Tragis

FIFA menerapkan aturan bahwa negara yang menjuarai Piala Dunia tiga kali berhak memiliki trofi secara permanen. Brasil menjadi negara pertama yang mendapat hak itu setelah menang pada 1970.

Namun, setelah diserahkan, perjalanan trofi ini berakhir dengan kemalangan. Dua insiden pencurian besar menyita perhatian dunia.

Pencurian pertama terjadi di London pada 1966. Trofi hilang saat dipamerkan di Westminster Central Hall menjelang Piala Dunia di Inggris.

Seekor anjing bernama Pickles menemukannya di bawah pagar tanaman di London Selatan beberapa hari kemudian.

Pencurian kedua terjadi di Brasil pada 1983. Trofi disimpan di markas Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) di Rio de Janeiro.

>>> Klaim Tiga Kode Redeem Wuthering Waves Terbaru untuk Dapatkan Astrite