Lari Pagi vs Sore: Mana Lebih Efektif? Hasil Riset 2026
Olahraga lari dapat dilakukan kapan saja, baik pagi maupun sore. Masing-masing waktu memiliki keunggulan spesifik bagi tubuh.
Perbedaan manfaat ini dipengaruhi oleh ritme sirkadian, suhu inti tubuh, hormon, dan metabolisme.
>>> Klaim Kode Redeem Build a Ring Juni 2026 untuk Dapatkan Seed Gratis
Keunggulan Lari Pagi
Lari pagi membantu membangun kedisiplinan karena dilakukan sebelum aktivitas harian. Risiko batal akibat rapat atau pekerjaan lebih kecil.
Paparan sinar matahari pagi membantu mengatur ritme sirkadian, sehingga kualitas tidur malam meningkat.
Lari pagi dalam kondisi perut kosong dikaitkan dengan pembakaran lemak yang lebih efektif. Tubuh menggunakan cadangan lemak sebagai energi utama.
Pelepasan endorfin saat berlari membuat suasana hati lebih baik dan fokus lebih stabil sepanjang hari.
Riset dalam jurnal PLOS One menunjukkan olahraga sebelum sarapan meningkatkan oksidasi lemak selama 24 jam.
Kelompok yang berolahraga sebelum sarapan membakar lemak sekitar 519±37 kilokalori per hari, lebih tinggi dibandingkan tanpa olahraga yang hanya 400±41 kilokalori.
Keunggulan Lari Sore
Lari sore menawarkan performa fisik yang lebih maksimal. Suhu tubuh meningkat dan otot lebih fleksibel setelah bergerak sepanjang hari.
Waktu sore ideal untuk latihan intensitas tinggi seperti interval training atau tempo run. Sendi dan otot yang sudah panas mengurangi risiko cedera.
>>> 6 Tantangan Tebak Gambar Seru untuk Menguji Ketelitian Anda
Lari sore berfungsi sebagai pelepas stres setelah bekerja. Aktivitas ini memberikan jeda psikologis sebelum beristirahat.
Tubuh bekerja lebih efisien dalam mengolah energi pada sore atau malam hari. Banyak pelari merasa beban lari lebih ringan meski jarak jauh.
Mayo Clinic menyatakan fungsi otot dan daya tahan tubuh mencapai puncak pada sore hari. Kekuatan ledak otot lebih baik dibandingkan saat baru bangun tidur.
Studi dalam jurnal Scientific Reports menambahkan bahwa performa latihan intensitas tinggi dipengaruhi waktu.
Hormon, suasana hati, dan sistem sirkadian otot bekerja harmonis mendukung gerakan fisik lebih berat di penghujung hari.
Perbandingan Lari Pagi vs Sore
Pilihan waktu lari tergantung pada tujuan pribadi. Jika target menurunkan berat badan atau memperbaiki tidur, lari pagi lebih disarankan.
Jika ingin meningkatkan kecepatan atau kekuatan fisik, lari sore adalah waktu ideal karena tubuh secara biologis siap untuk latihan berat.
>>> Prabowo: Program Makan Bergizi Gratis Bakal Serap 3 Juta Tenaga Kerja Baru di 2026
Kesimpulannya, konsistensi adalah kunci utama. Pilih waktu yang realistis sesuai jadwal harian agar olahraga menjadi bagian dari gaya hidup.
Update Terbaru
Ubisoft Rilis Trailer Assassin's Creed Black Flag Resynced di Summer Game Fest 2026
Sabtu / 06-06-2026, 11:28 WIB
Bahaya Terselubung Baterai KW pada Mobil Hybrid
Sabtu / 06-06-2026, 11:28 WIB
Ubisoft Rilis Trailer Baru Assassin's Creed Black Flag Resynced di Summer Game Fest 2026
Sabtu / 06-06-2026, 11:28 WIB
Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0 di SUGBK, Emil Audero Jadi Bintang
Sabtu / 06-06-2026, 11:28 WIB
Penyidik OJK Tuntaskan 181 Perkara Sektor Jasa Keuangan hingga Mei 2026
Sabtu / 06-06-2026, 11:28 WIB
Baterai Palsu Mobil Hybrid Bikin Konsumsi BBM Boros
Sabtu / 06-06-2026, 11:27 WIB
Atur Posisi Sofa untuk Meningkatkan Kenyamanan Ruang Tamu
Sabtu / 06-06-2026, 11:24 WIB
Fenomena Teror Pocong Kembali Merekah, Ternyata Berkaitan dengan Ekonomi Sulit
Sabtu / 06-06-2026, 11:22 WIB
Bank Indonesia dan Pemerintah Sepakat Dua Langkah Perkuat Rupiah
Sabtu / 06-06-2026, 11:22 WIB
Gappri Desak Kemenkes Tinjau Ulang RPMK Kemasan Seragam Produk Tembakau
Sabtu / 06-06-2026, 11:22 WIB
Penyebab Telinga Berdenging dan Cara Mengatasinya Menurut Medis
Sabtu / 06-06-2026, 11:21 WIB
Kemenkeu: Minat Investor terhadap SBN Tetap Terjaga Sepanjang 2026
Sabtu / 06-06-2026, 11:21 WIB
SiTepat Digital Motoshop Buka Outlet ke-31 di Cakung Jakarta Timur
Sabtu / 06-06-2026, 11:20 WIB
Dubes AS Desak Taiwan Alokasikan Anggaran Pertahanan untuk Drone
Sabtu / 06-06-2026, 11:20 WIB






