Mendikti: Rekrutmen Dosen PPPK Resmi Dihentikan Mulai 2026
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa rekrutmen dosen dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi dihapus mulai 2026.
Keputusan ini diambil setelah adanya kesepakatan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
>>> Ederson Resmi ke MU, Tiga Pemain Bintang Masuk Daftar Jual 2026
Brian menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI di Jakarta pada Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, sistem kontrak PPPK dinilai kurang ideal untuk profesi dosen yang memiliki jenjang akademik berkelanjutan.
Model kerja PPPK yang terlalu kaku dianggap menghambat kontribusi maksimal dosen dalam ekosistem pendidikan tinggi.
Hak Khusus bagi Dosen PPPK Saat Ini
Meski rekrutmen baru dihentikan, dosen yang saat ini berstatus PPPK tetap mendapatkan sejumlah hak khusus.
Mereka diizinkan melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi yang lebih lanjut.
Kesempatan pengembangan diri yang diberikan setara dengan dosen berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dosen PPPK juga bisa mengajukan kenaikan pangkat akademik, seperti jabatan Lektor hingga Lektor Kepala.
>>> Jadwal Indonesia Open 2026: Sisa 11 Wakil, Duel Jojo vs Alwi Paling Dicari
Penyesuaian ini telah diatur melalui regulasi yang diterbitkan sejak dua tahun lalu.
Namun, Brian mengakui masih terdapat perbedaan dalam hal insentif keuangan antara PPPK dan PNS.
Aspirasi Penyetaraan Status Menjadi PNS
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, menyuarakan aspirasi dari para dosen di lapangan.
Banyak pengajar berharap skema PPPK dapat dialihkan atau disatukan ke dalam status PNS secara terpadu.
Hal ini dipicu oleh hambatan karier yang selama ini dirasakan karena batasan status kontrak kerja.
Pemerintah kini tengah merumuskan bentuk optimal bagi manajemen sumber daya manusia di perguruan tinggi.
>>> Aksi Mengejutkan Veda Ega Pratama, Melesat 12 Posisi di Moto3 Catalunya 2026
Fokus utamanya adalah memastikan setiap pengajar memiliki kepastian karier yang jelas untuk jangka panjang.
Update Terbaru
Timnas Putri Indonesia Kalah dari Singapura, Pemain Diaspora Dicadangkan karena Fisik
Kamis / 04-06-2026, 06:26 WIB
Fabio Di Giannantonio Juara MotoGP Catalunya 2026, Ungkap Peran Penting Valentino Rossi
Kamis / 04-06-2026, 06:26 WIB
8 Cara Budidaya Lobster Air Tawar dan Kangkung Kolam Terpal, Cepat Cuan di 2026
Kamis / 04-06-2026, 06:26 WIB
Angga Maliq & D'Essentials Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Musikal Senja Teduh Pelita
Kamis / 04-06-2026, 06:21 WIB
Sejarah Piala Dunia 1950: Tragedi Maracanazo dan Luka Mendalam Brasil
Kamis / 04-06-2026, 06:21 WIB
OJK Ungkap Proyeksi Kredit Perbankan Semester II-2026: Sektor Ekspor Paling Moncer
Kamis / 04-06-2026, 06:16 WIB
IHSG Anjlok Nyaris 5 Persen ke 5.889 Siang Ini, 714 Saham Merah Mengejutkan Pasar 2026
Kamis / 04-06-2026, 06:16 WIB
Kohei Ikeda Resmi Tinggalkan Bandai Namco, Masa Depan Tekken 8 Jadi Sorotan di 2026
Kamis / 04-06-2026, 06:11 WIB
8 Hard Support Terbaik di ESL One Birmingham 2026, Whitemon Jadi Pilihan Utama!
Kamis / 04-06-2026, 06:11 WIB
Sopir Truk Tabrak Lari Dua Bersaudara di Ngawi Ditangkap, Motifnya Mengejutkan
Kamis / 04-06-2026, 06:11 WIB
S&P Global Ratings Beri Peringkat BBB untuk Danantara Investment, Prospek Stabil
Kamis / 04-06-2026, 06:04 WIB
Komisi XI DPR Sepakati RUU P2SK 2026, Siap Dibawa ke Paripurna
Kamis / 04-06-2026, 06:04 WIB
Riset Paramadina-INDEF: Sektor Ojol Serap 2,91 Juta Tenaga Kerja
Kamis / 04-06-2026, 06:04 WIB
Cara Cek Bansos PKH 2026 Lewat HP: Jadwal Cair dan Link Resmi Kemensos Terupdate
Kamis / 04-06-2026, 06:01 WIB






