CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Glenn Sugita, mengakui sempat ragu Persib bisa mempertahankan gelar juara Liga 1 musim 2025-2026.

Tekanan besar dan jadwal kompetisi yang padat menjadi penyebab keraguan tersebut, terutama saat memasuki periode krusial akhir musim.

>>> Skandal Riset Fiktif: Rifaldy Fajar Catut Nama Ibu dan UMB di 51 Karya Ilmiah Palsu

Persaingan Ketat Menuju Gelar

Persib Bandung mengumpulkan 79 poin dari 34 laga, sama dengan Borneo FC di posisi kedua.

Namun, Persib berhak juara karena unggul dalam rekor pertemuan (head-to-head) atas Borneo FC.

Persija Jakarta menempati peringkat ketiga dengan 71 poin.

Ketatnya persaingan membuat manajemen PT PBB cemas akan hasil akhir.

Glenn Sugita bahkan mengungkapkan kekhawatirannya kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sebelum liga berakhir.

>>> Jaksa Tegaskan Kerugian Negara, Kuasa Hukum Nadiem Bantah Fakta Persidangan

Klasemen akhir tiga besar: Persib Bandung 79 poin (juara), Borneo FC 79 poin (runner-up), Persija Jakarta 71 poin.

Apresiasi dan Bonus dari Gubernur

Pada Rabu (3/6/2026), di Gedung DPRD Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi memberikan bonus Rp 1 miliar kepada tim Persib.

Bonus tersebut berasal dari kantong pribadi hasil penjualan sapi, sebagai apresiasi atas hat-trick juara (tiga kali beruntun).

Acara dihadiri Deputy CEO PT PBB Adhitia Putra Herawan, manajer Umuh Muchtar, serta pemain Achmad Jufriyanto dan Kakang Rudianto.

>>> Ducati Dukung Penuh Pemulihan Marc Marquez di MotoGP 2026

Glenn Sugita menyambut gembira perhatian pemerintah daerah dan berterima kasih atas dukungan penuh yang menjadi kunci konsistensi Persib.