Durian sering dianggap sebagai pemicu kolesterol karena kandungan lemaknya. Namun, Guru Besar IPB University Profesor Ali Khomsan membantah anggapan tersebut.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB itu menegaskan bahwa durian tidak secara langsung menyebabkan kolesterol tinggi pada individu yang sehat.

>>> 5 Penyerang Kunci Grup A Piala Dunia 2026: Adu Tajam Lini Depan

Dalam tayangan IPB Pedia di kanal YouTube IPB TV, Prof Ali menjelaskan bahwa durian kaya akan karbohidrat, serat, vitamin C, kalium, gula, dan lemak tak jenuh.

Lemak tak jenuh umumnya ditemukan pada bahan pangan nabati dan tidak berbahaya bagi kesehatan.

"Kalau Anda memiliki kolesterol tinggi, makan durian tetap harus berhati-hati.

Tapi kalau kita ini orang sehat, maka durian itu tidak ujug-ujung akan memicu timbulnya kolesterol," ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Menurut pakar community nutrition tersebut, kolesterol tinggi biasanya muncul akibat pola makan tidak seimbang dalam jangka panjang.

Kondisi itu dapat membuat seseorang lebih sensitif terhadap makanan tertentu dan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.

Prof Ali menyarankan agar orang sehat tetap menikmati durian tanpa khawatir berlebihan.

"Kalau Anda orang sehat, menikmati durian itu nikmati saja.

>>> Barcelona Pertahankan Ronald Araujo di 2026, Ini Rencana Terbarunya

Tetapi ketika dokter sudah mengatakan Anda kolesterolnya tinggi, maka makan durian itu tetap harus diwaspadai dengan jumlah yang secukupnya," tambahnya.

Penyebab Pusing Setelah Makan Durian

Prof Ali juga menjelaskan bahwa pusing atau sakit kepala setelah makan durian bukan disebabkan oleh kolesterol.

Kondisi itu dipicu oleh kandungan gula, kalium, serat, dan lemak yang dapat menimbulkan sensasi pusing pada beberapa orang.

Selain itu, durian bersifat hipertermik sehingga menimbulkan sensasi panas di tubuh setelah dikonsumsi.

Untuk memperoleh manfaat tanpa risiko kesehatan, ia menyarankan konsumsi durian sekitar 100 gram daging buah per hari.

Prof Ali menambahkan bahwa durian merupakan salah satu sumber vitamin C yang baik.

"Kita selama ini mengenal buah yang sumber vitamin C itu hanya jeruk saja, tetapi sebenarnya buah di sekitar kita seperti jambu biji, pepaya, jeruk, dan durian itu termasuk buah-buahan yang kaya akan vitamin C dan itu pasti ada banyak manfaatnya untuk dikonsumsi," tuturnya.

>>> Hasil FIFA Matchday: Timnas Putri Indonesia Kalah 0-2 dari Singapura

Dengan konsumsi seimbang, durian dapat menjadi bagian dari pola makan sehat tanpa perlu dikhawatirkan sebagai penyebab kolesterol tinggi.