GoPro Terancam Bangkrut Akibat Lonjakan Harga Chip AI
GoPro, perusahaan kamera aksi yang didirikan pada 2002, menghadapi kemungkinan bangkrut setelah beberapa tahun sulit dan kerugian finansial besar.
Bagi para penggemar otomotif, kondisi ini menimbulkan pertanyaan tentang dari mana rekaman onboard di trek balap akan berasal di masa depan.
>>> Jetour Optimistis Penjualan Mobil SUV T1 i&DM Lampaui Target Kuota Awal
Selama 15 tahun terakhir, sebagian besar rekaman mobil berkecepatan tinggi diambil menggunakan perangkat GoPro, yang dikenal karena ketangguhan, kualitas luar biasa, dan stabilisasi terdepan.
Namun, dengan meningkatnya kualitas kamera ponsel pintar dan munculnya pesaing seperti DJI, keunggulan pertama GoPro tergerus dan perusahaan kini kekurangan uang tunai.
Kinerja Keuangan yang Memburuk
Masalah keuangan GoPro bukanlah hal baru.
Pada 2014, tak lama setelah go public, harga sahamnya melonjak ke $93,85 dengan valuasi pasar $11 miliar.
Beberapa tahun kemudian, GoPro meluncurkan drone Karma untuk bersaing dengan DJI, namun gagal total dan ditarik dari pasar pada Januari 2018.
Perusahaan kemudian kembali fokus pada bisnis intinya: kamera aksi.
>>> Toyota Uji Coba Prototipe Pickup Corolla Cross di Brasil
Meskipun perangkat GoPro tetap sangat baik, pendapatannya turun dari lebih $1 miliar pada 2023 menjadi $801,5 juta pada 2024 dan $651,5 juta pada 2025.
Tahun lalu, GoPro kehilangan $93,5 juta dan hanya memiliki $49,7 juta kas per Desember. Sahamnya kini diperdagangkan hanya $1,14.
Kekhawatiran Kebangkrutan
Dalam pengajuan 8-K pekan ini, auditor GoPro, PricewaterhouseCoopers, menyatakan keraguan besar tentang kemampuan perusahaan untuk melanjutkan operasi.
Jika tidak dapat memperoleh pendanaan baru, GoPro mungkin harus mengurangi, merestrukturisasi, menghentikan operasi, atau mencari perlindungan kebangkrutan federal.
Selain penjualan yang menurun, biaya juga meningkat. Karena permintaan luar biasa dari pusat data AI, terjadi kekurangan chip memori global yang mendorong kenaikan harga.
>>> ByteDance, Induk TikTok, Gandeng Seres Kembangkan Mobil AI
Menurut GoPro, harga chip naik antara 80 dan 115 persen pada pekan terakhir Maret saja karena pemasok chip memangkas produksi.
Update Terbaru
Zulhas Targetkan 35.872 Koperasi Desa Merah Putih Rampung Agustus 2026
Senin / 20-07-2026, 19:27 WIB
Cek BLT Online Pakai NIK KTP, Begini Cara Mengetahui Status Penerima Bantuan
Senin / 20-07-2026, 19:24 WIB
Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Beroperasi Hingga Akhir 2026
Senin / 20-07-2026, 19:23 WIB
Zulhas Targetkan Perpres Penyaluran Subsidi Lewat Kopdes Rampung Satu Bulan
Senin / 20-07-2026, 19:23 WIB
DJP Klarifikasi Libatkan TNI-Polri Awasi Wajib Pajak: Hanya Pendampingan
Senin / 20-07-2026, 19:21 WIB
Tim Pelatih Ungkap Masalah Timnas Voli Indonesia Usai Dikalahkan Kamboja
Senin / 20-07-2026, 19:21 WIB
Bentrokan Suporter Argentina dengan Polisi Usai Gagal Juara Piala Dunia 2026
Senin / 20-07-2026, 19:21 WIB
Sekjen Kemendagri Minta Pemda Optimalkan Pendataan Calon Penerima BSPS
Senin / 20-07-2026, 19:21 WIB
Polri Bantah Tangkap Abdul Karim Aktivis Palestina: Buronan Siprus
Senin / 20-07-2026, 19:21 WIB
Dua Alasan Persib Rekrut Mariano Peralta dari Borneo FC
Senin / 20-07-2026, 19:17 WIB
Keir Starmer Resmi Mundur dari PM Inggris Usai Temui Raja Charles
Senin / 20-07-2026, 19:17 WIB
Melania Trump Muncul di Final Piala Dunia 2026, Netizen Sebut 'Melania Palsu'
Senin / 20-07-2026, 19:17 WIB
Profil Mary Jo Shannon Nenek Kardashian-Jenner yang Meninggal Dunia, Lengkap: Umur, Agama dan Akun Instagram
Senin / 20-07-2026, 19:17 WIB
Gurcan Anaknya Siapa? Inilah Biodata Suami Bebby Siseido Anak Harsiwi Achmad, Benarkah Bukan Orang Sembarangan?
Senin / 20-07-2026, 19:16 WIB







