Dokter Ungkap Fase Paling Kritis Berhenti Merokok, Banyak yang Gagal di Sini
Banyak perokok aktif ingin berhenti, tetapi sering gagal di tengah jalan. Data menunjukkan tingkat keberhasilan lepas dari rokok di Indonesia masih rendah.
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) mencatat ada sekitar 70 juta perokok aktif di Tanah Air.
>>> TOP 35 Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 4 Juni 2026 ada Terikat Janji Turun Peringkat 3
Sebanyak 7,4 persen di antaranya adalah anak-anak dan remaja usia 10 hingga 18 tahun.
Rata-rata konsumsi rokok penduduk Indonesia mencapai 12 batang per hari. Tren penggunaan rokok elektronik juga terus meningkat.
Fase Paling Kritis dalam Berhenti Merokok
Prof. Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Direktur Utama RSUP Persahabatan, mengungkapkan tantangan utama perokok adalah melawan adiksi nikotin.
Ia menyebut fenomena kegagalan ini nyata terjadi di masyarakat.
Statistik menunjukkan 9 dari 10 orang yang mencoba berhenti justru gagal. Hanya sekitar 10 persen perokok di Indonesia yang berhasil lepas dari ketergantungan secara permanen.
Penyebab utama kegagalan adalah ketidaksanggupan menghadapi fase putus nikotin atau withdrawal effect. Fase paling krusial terjadi pada satu hingga dua bulan pertama.
>>> Kronologi Kecelakaan Dimas Sulistiyo Wibowo, Keluarga Soroti Dugaan Keterlibatan Truk Indomaret
Pada masa itu, tubuh bereaksi ekstrem karena kehilangan asupan nikotin. Gejala fisik dan psikis seperti pusing, gelisah, dan emosi meledak-ledak sering muncul.
Tahapan Medis Menuju Bebas Rokok
Proses berhenti merokok tidak instan, melainkan melalui beberapa fase transisi. Penanganan setiap pasien berbeda tergantung tingkat adiksi.
Berikut fase transisi dalam program medis:
- Pra-Kontemplasi: Belum memiliki niat berhenti dalam waktu dekat.
- Kontemplasi: Mulai menyadari kerugian rokok namun ragu.
- Persiapan: Menyusun rencana dan menetapkan tanggal berhenti.
- Aksi (Masa Kritis): Bulan ke-1 hingga ke-2, fase terberat dengan gejala putus obat.
- Pemeliharaan: Bulan ke-3 dan seterusnya, fokus mencegah kekambuhan.
Setiap tahap membutuhkan pendekatan berbeda, baik secara mental maupun bantuan terapi klinis. Pendampingan tenaga medis sangat diperlukan setiap dua minggu sekali melalui Klinik Berhenti Merokok.
Dokter biasanya memberikan kombinasi terapi konseling, hipnoterapi, hingga obat-obatan khusus. Jika pasien berhasil melewati dua bulan kritis, fokus selanjutnya adalah mencegah relapse.
>>> Baru 5 Daerah Cairkan Gaji ke-13 PNS 2026, Ini Daftar Pemda yang Resmi Bayar
Pengaruh lingkungan sosial dan tingkat stres harian menjadi faktor penentu utama pada tahap pemeliharaan.
Update Terbaru
Game Boy Pocket Berusia 30 Tahun, Warisannya Masih Terasa di Genggaman Modern
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Ratusan Pemain Old School RuneScape Jadi Biksu dan Picu Perang Suci
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Mushoku Tensei III Episode 1-4: Kisah Eris dan Kebahagiaan Rudeus
Rabu / 22-07-2026, 03:28 WIB
Manga Heisei Haizan-hei ☆ Sumire-chan Hiatus karena Cuti Melahirkan
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
Wamen Irene Dorong Tenun Sumba Barat Daya Naik Kelas Lewat Storytelling
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
PTPN I Fokus pada Lima Pilar untuk Transformasi Agroindustri
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
Google Perkenalkan Koleksi untuk Atasi Notebook Gemini yang Berantakan
Rabu / 22-07-2026, 03:22 WIB
Moto G Play (2024) Kini Hanya $100, Ponsel Budget Terbaik
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Nashville Gelar Konferensi Keamanan Kota untuk Pemimpin Penegak Hukum
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Indonesia Terbitkan Panda Bonds Senilai 1 Miliar Dolar AS
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Mertua Joseph Duggar Akan Diperiksa dalam Kasus Pelecehan Anak
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Melania Trump Minta Sanksi untuk Jurnalis Michael Wolff
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Carole Radziwill Bantah Terlibat Kasus Epstein di RHONY
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Putra Claude Lemieux Ungkap Legenda NHL Kambuh Kecanduan Seks
Rabu / 22-07-2026, 03:19 WIB







