IHSG Amblas Nyaris 5 Persen di Sesi I 2026, Ini Penyebabnya
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami tekanan hebat pada perdagangan sesi pertama, Rabu (3/6/2026).
Indeks merosot hampir 5 persen ke level 5.889,483.
>>> Drama WoW Race to World First: Kejutan Phase Rahasia Liquid yang Mengejutkan 2026
Berdasarkan data RTI Business, IHSG melemah 305,943 poin atau 4,94 persen dibanding penutupan sebelumnya.
Volume saham yang diperdagangkan mencapai 26,375 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp14,891 triliun.
Sebanyak 714 saham tercatat melemah, sementara hanya 35 saham menguat. Kapitalisasi pasar IHSG menyusut menjadi Rp10.357,197 triliun.
Faktor Pemicu Kemerosotan
Beberapa sentimen negatif menjadi penyebab anjloknya IHSG. Moody's Ratings menetapkan peringkat Baa2 untuk Danantara Investment Management dengan prospek negatif.
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi faktor pemberat signifikan. Rupiah menyentuh level Rp17.922 per dolar AS, menurut Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M.
Nafan Aji Gusta.
Surplus neraca perdagangan Indonesia per April 2026 hanya mencapai 89,1 juta dolar AS, terendah dalam enam tahun terakhir.
Pelaku pasar juga bersiap menghadapi rebalancing indeks FTSE Russell pada 22 Juni 2026.
Ketegangan geopolitik antara Washington dan Teheran serta operasi militer Israel di Lebanon turut memperburuk sentimen.
>>> Siswa SMA ABBS Borong Juara O2SN 2026, Bukti Pendidikan Unggulan
Pasar juga menanti data US Nonfarm Payrolls bulan Mei yang menjadi acuan kebijakan suku bunga The Fed.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas, David Kurniawan, menambahkan bahwa tekanan jual dipicu capital outflow terkait rebalancing MSCI.
Defisit transaksi berjalan kuartal I 2026 sebesar 4 miliar dolar AS atau 1,09 persen dari PDB juga menjadi beban.
Fokus pada Stabilitas Rupiah
David menjelaskan bahwa investor kini lebih fokus pada kemampuan otoritas menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,25 persen untuk membendung tekanan eksternal.
Namun, pelaku pasar masih skeptis dan memantau efektivitas kebijakan tersebut. Jika rupiah stabil, kepercayaan asing diharapkan pulih dan dana asing kembali masuk.
Arah kebijakan The Fed tetap menjadi faktor eksternal utama. Pertemuan FOMC pertengahan Juni diprediksi menjadi katalis besar bagi pergerakan pasar bulan ini.
Sikap hawkish The Fed berisiko membuat dolar AS terus menguat, membatasi minat ke emerging markets.
>>> Yovie & Nuno Ungkap Alasan 12 Tahun Vakum, Rilis EP Kilometer 2026
Namun, jika inflasi AS mereda, peluang penurunan suku bunga bisa membuka kembali minat pada aset berisiko.
Update Terbaru
Boston Symphony Orchestra Catat Surplus Rp 27,5 Juta, Bantah Klaim Endowment Terkuras
Senin / 20-07-2026, 00:56 WIB
Princess Charlene Pimpin Gala Palang Merah Monako dengan Gaun Emas Berkilau
Senin / 20-07-2026, 00:56 WIB
The New York Times Rilis Strands Puzzle 868 Bertema Big Talk
Senin / 20-07-2026, 00:56 WIB
China Larang AI Pacar demi Tingkatkan Angka Kelahiran
Senin / 20-07-2026, 00:51 WIB
Apple Perbarui Aplikasi Android dengan Widget Layar Utama dan Berbagi ke WhatsApp
Senin / 20-07-2026, 00:51 WIB
Trump Minta FIFA Larang Atlet Transgender Sebelum Piala Dunia 2031
Senin / 20-07-2026, 00:51 WIB
Trump Minta FIFA Larang Atlet Transgender Sebelum Piala Dunia 2031
Senin / 20-07-2026, 00:50 WIB
Demokrat Sulit Manfaatkan Ketidakpuasan terhadap Trump untuk Pemilu 2026
Senin / 20-07-2026, 00:50 WIB
George Russell Hadapi Masalah Kecepatan Lurus di Kualifikasi Spa
Senin / 20-07-2026, 00:49 WIB
Link Live Streaming Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
Senin / 20-07-2026, 00:49 WIB
Jetlag Terasa Lebih Parah Kalau Terbang ke Arah Timur, Ini Alasannya
Senin / 20-07-2026, 00:49 WIB
Sehari Pulang Kampung, Veda Ega Langsung Tancap Gas di Mandalika
Senin / 20-07-2026, 00:49 WIB
Farhan Halim dan Hendra Kurniawan Raih Penghargaan Individu di SEA V Cup 2026 Leg 1
Senin / 20-07-2026, 00:49 WIB
Wanita Michigan Klaim Hadiah Powerball Rp16 Miliar Beberapa Jam Sebelum Kedaluwarsa
Senin / 20-07-2026, 00:47 WIB







