Semakin rendah angka desil seseorang, semakin besar dukungan bantuan yang diberikan. Data ini dievaluasi secara berkala untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

>>> Acer Rilis 2 Kacamata Pintar Terbaru, Hadirkan Layar 172 Inci untuk HP 2026

Panduan Cek Desil DTSEN Tahun 2026

Pengecekan status ekonomi kini bisa dilakukan melalui perangkat seluler atau komputer. Prosesnya sederhana dan bisa diakses dengan koneksi internet melalui kanal resmi Kemensos.

Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos

Salah satu cara paling praktis adalah menggunakan aplikasi resmi yang diunduh ke ponsel. Aplikasi ini menyediakan fitur pengecekan status hingga pengajuan usulan bantuan mandiri.

Langkah-langkah mengecek data melalui aplikasi Cek Bansos:

  • Unduh aplikasi "Cek Bansos" melalui Play Store (Android) atau App Store (iOS).
  • Buka aplikasi dan lakukan registrasi dengan mengisi data diri serta nomor ponsel aktif.
  • Verifikasi akun dengan memasukkan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS.
  • Setelah akun aktif, login menggunakan kredensial yang telah didaftarkan.
  • Pilih menu "Cek Bansos" pada halaman utama.
  • Ketikkan NIK KTP atau nama lengkap sesuai dokumen kependudukan.
  • Lengkapi data domisili mulai dari provinsi, kabupaten/kota, hingga kelurahan.
  • Klik tombol "Cek" untuk menampilkan hasil data ekonomi.

Keunggulan aplikasi ini tidak hanya untuk pengecekan, tetapi juga memungkinkan warga mengajukan diri jika merasa layak namun belum terdaftar.

Melalui Situs Resmi cekbansos.kemensos.go.id

Jika tidak ingin mengunduh aplikasi, pengecekan bisa dilakukan melalui peramban web di ponsel atau laptop. Cara ini lebih cepat tanpa perlu instalasi tambahan.

Prosedur pengecekan melalui situs web resmi:

  • Buka peramban dan akses alamat cekbansos.kemensos.go.id.
  • Isi data wilayah tempat tinggal: provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa.
  • Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
  • Ketikkan kode keamanan (captcha) yang muncul.
  • Jika kode sulit terbaca, klik ikon penyegaran untuk kode baru.
  • Tekan tombol "CARI DATA" untuk memulai sinkronisasi dengan basis data pemerintah.